Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bareskrim Polri Segera Limpahkan Berkas Perkara Muhammad Kece dan Yahya Waloni ke JPU

Pelimpahan berkas perkara tahap 1 Yahya Waloni dan Muhammad Kece telah direncanakan dalam waktu dekat ini.

Bareskrim Polri Segera Limpahkan Berkas Perkara Muhammad Kece dan Yahya Waloni ke JPU
Foto Kolase Tribun Manado
Yahya Waloni ditangkap polisi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bareskrim Polri segera melimpahkan berkas perkara tersangka kasus penistaan agama Muhammad Kece dan Yahya Waloni kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan kasus keduanya dipastikan tetap berjalan dan ditangani oleh pihak kepolisian.

Ia menjelaskan pelimpahan berkas perkara tahap 1 juga telah direncanakan dalam waktu dekat ini.

"Tetap berjalan, semua penanganannya tetap berjalan. Mudah-mudahan tidak berapa lama lagi berkas selesai, bisa tahap 1 diselesaikan ke kejaksaan," kata Rusdi kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).

Ia juga menerangkan nantinya kasus itu akan segera terbuka di persidangan. Sebaliknya, keduanya dipastikan masih berada di dalam rumah tahanan Bareskrim Polri.

"Nanti pasti publik tahu. Semua (Muhammad Kece dan Yahya Waloni) masih di rutan," ujarnya.

Sebagai informasi, Yahya Waloni ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Kamis (26/8/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dia ditangkap di rumahnya di perumahan Klaster Dragon, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Polri Hormati Pengajuan Praperadilan Yahya Waloni Atas Dugaan Penistaan Agama

Usai ditangkap, Yahya Waloni telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian yang berdasarkan SARA. Adapun kasus yang dipersoalkan mengenai ceramahnya yang menyebutkan injil adalah fiktif.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas