Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

MUI: Membuang Sampah Sembarangan Merupakan Dosa yang akan Dimintai Pertanggungjawaban

Berdasarkan catatan KLHK di tahun 2020, 54 persen dari total sampah plastik masih terbuang di lingkungan, termasuk terbuang di air.

MUI: Membuang Sampah Sembarangan Merupakan Dosa yang akan Dimintai Pertanggungjawaban
Kompas.id/Aguido Adri
Sisa makanan mendominasi sampah yang masuk ke TPA Bantargembang, Bekasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Lembaga Pemulihan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (Ketua LPLH SDA MUI), Hayu S Prabowo mengatakan sampah dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi masyarakat.

Pasalnya sampah dapat terdegradasi menjadi partikel nano dari prosesnya menuju laut, dimana laut mengandung garam yang biasa dikonsumsi oleh manusia dalam makanan.

Demikian dijelaskan Ketua LPLH MUI saat memberikan materi di Gerakkan World Cleanup Day Indonesia 2021 Bersama Warga LDII, Minggu (19/9/2021).

Hayu Prabowo mengatakan membuang sampah sembarangan juga merupakan dosa yang akan dimintai pertanggungjawaban nantinya.

"Padahal ada hadist Rasulullah SAW yang menyatakan: ‘Takutlah 3 tempat yang dilaknat membuang kotoran, pada sumber air yang mengalir, di jalan dan di tempat berteduh. Kita lihat bagaimana sampah-sampah kita di sungai. Itu adalah dosa yang nanti bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Berdasarkan catatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di tahun 2020, 54 persen dari total sampah plastik masih terbuang di lingkungan, termasuk terbuang di air.

Ilustrasi Sampah.
Ilustrasi Sampah. (Pinterest)

Ketua LPLH SDA MUI menyayangkan perilaku warga yang membuang sampah di tempat-tempat yang terdapat air seperti, selokan, sungai, maupun laut.

Plastik di laut tidak hanya susah terdegradasi, tapi juga dapat menimbulkan dampak kesehatan.

Sebagaimana diketahui, sampah plastik juga berasal dari produk-produk rumah tangga seperti pasta gigi, pencuci muka, deterjen dan lainnya yang mengalir lewat sungai.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas