Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Youtuber Muhammad Kece Jadi Tersangka

Komisi III DPR Minta Petugas Rutan Beri Penjelasan Kasus Penganiayaan Muhammad Kece

Fraksi PKB Jazilul Fawaid menyesalkan terjadinya dugaan penganiayaan tersangka kasus penistaan agama Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta S

Komisi III DPR Minta Petugas Rutan Beri Penjelasan Kasus Penganiayaan Muhammad Kece
Chaerul Umam
Jazilul Fawaid 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Jazilul Fawaid menyesalkan terjadinya dugaan penganiayaan tersangka kasus penistaan agama Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. 

Menurutnya, petugas rutan harus segera memberikan penjelasan terkait peristiwa tersebut. 

"Ini masalah ada di lapas, segera petugas lapas memberikan penjelasan. Kalau ini masalah kesalahpahaman dijelaskan kesalahpahaman, kalau ini masalah hukum dilanjutkan jalur hukumnya karena ini menurut saya yang paling berat opininya," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (20/9/2021). 

Diketahui, Irjen Napoleon Bonaparte merupakan terpidana kasus dugaan suap dari Djoko Tjandra yang kini mendekam di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. 

Lokasi yang sama dengan tempat penahanan Muhammad Kece. 

Baca juga: Begini Kondisi Muhammad Kece yang Babak Belur Dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte

Irjen Napoleon diduga menjadi pelaku yang dilaporkan Muhammad Kece ke Bareskrim Polri atas dugaan penganiayaan di dalam Rutan Bareskrim Polri. 

Irjen Napoleon Bonaparte dan YouTuber Muhammad Kece
Irjen Napoleon Bonaparte dan YouTuber Muhammad Kece (TRIBUNNEWS Igman Ibrahim/YouTube Muhammad Kece)

Jazilul enggan berkomentar lebih jauh mengenai dugaan tindakan penganiayaan tersebut. 

Sebab dirinya tak mengetahui kronologi insiden tersebut. 

Pria yang akrab disapa Gus Jazil itu berharap permalasahan tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan. 

"Saya karena gak tahu akar masalahnya tentu saya berharap bisa diselesaikan dengan kekeluargaan saja antara pihak yang terlibat di situ," ucap Wakil Ketua MPR RI itu. 

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas