Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tak Ada Deadline Surpres Calon Panglima TNI, tapi DPR Berharap Jokowi segera Menyerahkan

Anggota Komisi I DPR RI berharap Presiden Jokowi segera menyerahkan SurPres calon Panglima TNI meski tak ada deadline.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Tak Ada Deadline Surpres Calon Panglima TNI, tapi DPR Berharap Jokowi segera Menyerahkan
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat pelepasan tim evakuasi warga negara Indonesia yang bekerja di kapal Diamond Princess di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (28/2/2020). Pemerintah mengevakuasi 68 WNI di Kapal Diamond Princess yang kini berada di Yokohama, Jepang, terkait merebaknya virus corona. - Anggota Komisi I DPR RI berharap Presiden Jokowi segera menyerahkan SurPres calon Panglima TNI meski tak ada deadline. 

Mereka adalah KSAD Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono.

Diketahui, Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun pada November 2021.

Hal ini berarti penunjukan Panglima TNI selanjutnya akan segera dilaksanakan.

Khairul mengatakan Andika dan Yudo bisa menjadi Panglima TNI, namun tergantung peluang keduanya.

Ia menilai Andika berpeluang besar untuk menjadi Panglima TNI.

Sementara Yudo, ujar Khairul, peluangnya terus menguat seiring waktu.

Baca juga: Wapres Keseleo Lidah Sebut Laksamana Yudo Panglima TNI, Indikasi Kuat Istana Telah Tentukan Nama?

Baca juga: Siapa yang Berpeluang Jadi Calon Panglima TNI? Pengamat Singgung soal Prioritas dan Kebutuhan Jokowi

"Peluang Andika memang cukup besar jika pergantian Panglima TNI dilakukan dalam waktu dekat, dan penundaan akan sangat berdampak pada peluang keterpilihan Andika."

Rekomendasi Untuk Anda

"Sementara itu peluang Yudo Margono cenderung terus menguat seiring waktu."

"Relatif tak ada masalah baginya dan bagi organisasi TNI, jika pergantian dilakukan sekarang ataupun menjelang masa pensiun Hadi Tjahjanto," bebernya, dilansir Tribunnews, Selasa (7/9/2021).

Lebih lanjut, Khairul menuturkan, secara politik Presiden Jokowi membutuhkan Panglima TNI yang loyal, terutama untuk memuluskan agenda politik dan pemerintahan.

Dari hal tersebut, kata Khairul, bisa dilihat tidak ada penghalang dalam relasi antara Jokowi dan Yudo.

Kendati demikian, Khairul menilai Yudo tak memiliki pendukung kuat untuk menjamin dirinya terpilih sebagai Panglima TNI.

Sedangkan Andika, dinilainya punya pendukung sekaligus penghalang yang kuat, yaitu sang ayah mertua, Hendropriyono, serta pernyataan sejumlah politisi dan tokoh.

"Sementara Andika Perkasa memiliki endorser kuat sekaligus barrier (penghalang)."

"Melalui sosok ayah mertuanya, Hendropriyono, maupun dari beragam pernyataan dukungan dari sejumlah politisi dan tokoh," ungkapnya.

Baca artike lainnya seputar calon Panglima TNI

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Chaerul Umam/Vincentius Jyestha, Kompas.com/Nicholas Ryan Aditya)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas