Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Luhut Pandjaitan Vs Haris Azhar

Adukan Luhut ke Komnas HAM, Kuasa Hukum Koordinator KontraS Serahkan Beberapa Dokumen

Akan tetapi satu diantaranya yakni bukti somasi yang diterima pihaknya dari pihak Luhut.

Adukan Luhut ke Komnas HAM, Kuasa Hukum Koordinator KontraS Serahkan Beberapa Dokumen
Tangkap Layar Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI
Luhut Binsar Pandjaitan 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti, Julius Ibrani mengatakan pihaknya telah menyerahkan beberapa berkas atau dokumen kala membuat laporan ke Komnas HAM, Kamis (24/9/2021) kemarin.

Adapun laporan kepada Komnas HAM itu dilakukan karena pihaknya menilai adanya dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan setelah membuat laporan ke Polda Metro Jaya.

Hanya saja, Julius tidak memerinci keseluruhan berkas yang dibawanya.

Akan tetapi satu diantaranya yakni bukti somasi yang diterima pihaknya dari pihak Luhut.

"Soal dugaan kriminalisasinya juga dibawa kronologisnya, somasinya, jawaban kita seperti apa, kita merujuk pada apa, itu dibawa semua ke Komnas HAM," kata Julius kepada Tribunnews.com, saat dikonfirmasi Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Dipolisikan Luhut, Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti Layangkan Aduan ke Komnas HAM 

Terkait pelaporan tersebut pihak Komnas HAM melalui Komisionernya Sandrayati Moniaga, kata Julius, akan melakukan koordinasi melalui mekanisme internal dan pemeriksaan dokumen.

Namun belum dapat dipastikan terkait langkah lebih lanjut dari Komnas HAM terkait laporan ini, mengingat pengaduan beserta dokumen yang dilayangkan pihak Fatia baru dilakukan kemarin.

"Diterima sudah pasti diterima, terus ada prosedural yang harus dilengkapi administrasi juga, yang paling kita tunggu itu kemarin, ini masuk gak dalam kewenangan Komnas ham? Kemarin dinyatakan iya ini kewenangan Komnas HAM," katanya.

Layangkan Aduan ke Komnas HAM

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas