Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Survei: Mayoritas Masyarakat Menilai Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia Alami Kemunduran

Lembaga survei Indikator Politik merilis survei terbaru bertema Evaluasi Publik terhadap Penanganan Pandemi, Pelaksanaan Demokrasi dan Isu-isu Terkini

Survei: Mayoritas Masyarakat Menilai Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia Alami Kemunduran
Ist
Burhanuddin Muhtadi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga survei Indikator Politik merilis survei terbaru bertema Evaluasi Publik terhadap Penanganan Pandemi, Pelaksanaan Demokrasi dan Isu-isu Terkini.

Dalam surveinya, Indikator Politik Indonesia menemukan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat pada pelaksanaan demokrasi (democratic satisfaction) di Indonesia terus menurun. Berdasarkan survei bulan September 2021, bahwa masyarakat yang menyatakan puas pada pelaksanaan demokrasi saat ini hanya 47,6 persen dan yang tidak puas 44,1 persen.

Lebih lanjut lagi, responden yang puas dibagi dalam sangat puas 0,4 persen, dan cukup puas 47,1 persen. Sedangkan yang tak puas terdiri dari kurang puas 37,1 persen dan tidak puas sama sekali 7 persen. Sisanya responden yang tidak menjawab/tidak tahu tercatat 8,3 persen.

"Ini temuan kita terhadap responden, saat ditanya bagaimana mereka yang tak puas pada pelaksanaan demokrasi di Indonesia itu naik tajam. Itu terlihat dari meningkatnya ketidakpuasan 32 ke 44 persen," tutur Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi pers virtual, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Mayoritas Masyarakat Menilai Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia Alami Kemunduran

Burhanuddin menambahkan meski sebenarnya masyarakat menaruh kepercayaan pada demokrasi cenderung kuat, ia tetap mengingatkan Presiden Joko Widodo agar lebih memperhatikan hal ini.

Presiden disebut sebagai epicentrum penting dalam survei yang ia teliti. Sebagai contoh, ia menilai permasalahan yang dialamatkan Jokowi belakangan ini sangat memperngaruhi tingkat kepercayaan masyarakat.

"Ya isu-isu saat ini sangat terpaku pada presiden karena ada sejumlah permasalahan yang menunjukkan ada kemunduran pelaksanaan demokrasi. Salah satunya dengan memanggil seorang petani jagung bernama Suroto protes saat kunjungan presiden di Blitar beberapa waktu lalu. Tapi saya mengapresiasi juga karena Suroto yang sempat ditangkap kepolisian karena menyampaikan aspirasi terkait harga Jagung akhirnya diundang ke Istana," tuturnya.

Lebih lanjut dalam segi kepercayaan terhadap kinerja presiden, Survei Indikator menyebut ada 58,1 persen yang menyatakan puas dengan kinerja Jokowi.

Sementara yang tak puas mencapai 34 persen dan tak puas sama sekali 2,4 persen walaupun tingkat kepercayaan terhadap kinerja Jokowi masih di atas 50 persen terutama di masa pandemi.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas