Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Sejarah Singkat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober dan Latar Belakang Peringatan

Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI yang terjadi pada 30 September 1965

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Devi Rahma Syafira
zoom-in Sejarah Singkat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober dan Latar Belakang Peringatan
Kompas.com
Suasana pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 1989. Monumen Pancasila Sakti dibangun di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM - Berikut sejarah singkat dan latar belakang Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober.

Perlu diketahui, Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila berbeda.

Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni yang merupakan awal mula Pancasila sebagai lambang negara.

Sedangkan, Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan peristiwa G30S yang terjadi pada 30 September 1965.

Dikutip dari grid.id Peristiwa 30 September 1965 merupakan pemberontakan yang bertujuan menggantikan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Namun, pemberontakan berhasil dihentikan karena bersatu dan kerjasamanya banyak pihak.

Baca juga: Arti Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan, Berikut Penjelasannya

Baca juga: Pembukaan UUD 1945: Sifat, Makna Tiap Alinea dan Pokok Pikiran Pancasila

Pihak-pihak bersatu menjunjung nilai-nilai yang ada dalam Pancasila dan akhirnya pada 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejarah singkat Hari Kesaktian Pancasila

Dikutip dari kemdikbud.go.id pada 1 Oktober 1965 terjadi penculikan dan pembunuhan terhadap enam jenderal senior.

Beberapa orang lainnya dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana atau cakrabirawa yang dianggap loyal kepada PKI.

Enam jenderal senior yang menjadi korban merupakan enam pejabat tinggi Angkatan Darat yaitu:

1. Letjen TNI Ahmad Yani

Menteri/Panglima Angkatan Darat/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi

2. Mayjen TNI Raden Suprapto

Deputi II Menteri/Panglima AD bidang Administrasi

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas