Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

BEM SI Tuntut Jokowi

SOSOK Zakky Zuhad, Ketua BEM UNS yang Sampaikan 5 Tuntutan BEM SI pada Jokowi dan KPK

Ketua BEM UNS Solo yang menjadi Koordinator Aksi BEM SI, Zakky Zuhad, menyampaikan lima tuntutan pada Jokowi dan KPK.

SOSOK Zakky Zuhad, Ketua BEM UNS yang Sampaikan 5 Tuntutan BEM SI pada Jokowi dan KPK
via Instagram @zakkyzuhad
Ketua BEM UNS yang menjadi Koordinator Aksi BEM SI, Zakky Zuhad. 

TRIBUNNEWS.COM - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengajukan lima tuntutan pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (27/9/2021).

Tuntutan tersebut disampaikan Ketua BEM Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang menjadi Koordinator Aksi, Zakky Zuhad.

"Sebelum kita bubar, kami menyampaikan lima tuntutan yang tercatut kepada Pak Jokowi dan Pimpinan KPK."

"Menyatakan sikap, satu, menyayangkan sikap aparat kepolisian yang tidak memberikan kami ruang untuk menyampaikan tuntutan dan aspirasi di depan Gedung Merah Putih KPK," ujar Zakky, dilansir Tribunnews.

Ia menyayangkan sikap polisi yang sebelumnya berjanji akan humanis dalam mengawal aksi, namun ternyata tak terlihat.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia ( BEM SI) melakukan demonstrasi di dekat gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (27/9/2021). Dalam aksinya mahasiswa mendesak Presiden Jokowi dan Ketua KPK Firli Bahuri membatalkan pemberhentian 56 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia ( BEM SI) melakukan demonstrasi di dekat gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (27/9/2021). Dalam aksinya mahasiswa mendesak Presiden Jokowi dan Ketua KPK Firli Bahuri membatalkan pemberhentian 56 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Baca juga: POPULER NASIONAL 5 Tuntutan BEM SI pada Jokowi | Pengamat Heran Yusril Bantu Demokrat Kubu Moeldoko

Baca juga: Sejumlah Mahasiswa BEM SI Ngaku Diteror Lewat HP Setelah Aksi di KPK

Tak hanya itu, ia juga menyayangkan pimpinan KPK yang enggan menemui perwakilan BEM SI hingga aksi selesai digelar.

"Kedua, menyayangkan sikap aparat kepolisian yang bertindak berlebihan, dibuktikan dengan beberapa kawan kami yang robek bajunya, kemudian beberapa terluka akibat aksi represif oknum polisi kepada kami," bebernya.

"Tiga, kami menyayangkan sikap pimpinan KPK yang tidak menemui kami dan malah pergi ke Jambi."

"Kami sangat kecewa karena sikap Presiden yang mengabaikan janji-janji dari periode pertama sampai periode kedua, namun beliau lepas dari tanggung jawab di tengah kondisi KPK yang membutuhkan ketegasan beliau," lanjut Zakky.

Lebih lanjut, Zakky mengatakan aliansi mahasiswa akan kembali menggelar aksi di KPK dengan jumlah massa lebih besar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas