Tribun

Kasus Djoko Tjandra

SKT Sedang Diurus, MAKI dan LP3HI Akan Kembali Gugat Praperadilan Terhadap KPK soal King Maker

Kurniawan menyebut, saat ini SKT untuk MAKI masih dalam pengurusan perpanjangan setelah masa berlakunya habis sejak 2010 silam.

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Hendra Gunawan
SKT Sedang Diurus, MAKI dan LP3HI Akan Kembali Gugat Praperadilan Terhadap KPK soal King Maker
Tribunnews.com/Gita Irawan
Sidang kesimpulan permohonan praperadilan MAKI terhadap KPK terkait pengungkapan sosok King Maker dalam perkara suap eks jaksa Pinangki Sirna Malasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (27/9/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) Kurniawan Adi Nugroho mengatakan, saat ini Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) sebagai organisasi masyarakat (ormas) sedang dalam proses perpanjangan.

Diketahui, SKT ini menjadi penyebab gugatan MAKI dan LP3HI terhadap KPK untuk mendesak lembaga antirasuah itu mengusut sosok King Maker di perkara eks jaksa Pinangki Sirna Malasari tidak diterima hakim.

Baca juga: MAKI dan LP3HI Hormati Putusan Hakim Soal Gugatan Terhadap KPK Terkait Pengungkapan Sosok King Maker

Kurniawan menyebut, saat ini SKT untuk MAKI masih dalam pengurusan perpanjangan setelah masa berlakunya habis sejak 2010 silam.

"Yang jelas kita dalam proses pengurusan karena tadi kan MAKI sudah habis SKT nya, ini sedang kita urus," kata Kurniawan saat ditemui awak media usai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (29/9/2021).

Kurniawan menambahkan, setelah SKT MAKI ini nantinya selesai diproses dan kembali aktif maka pihaknya akan kembali mengajukan gugatan praperadilan terhadap KPK ini.

Hal itu karena kata dia, sosok King Maker di perkara eks jaksa Pinangki Sirna Malasari ini harus segera diusut dan diungkap.

Baca juga: MAKI Sebut Keinginan Kapolri Rekrut 56 Pegawai KPK Jadi ASN Polri Membuat TWK Tidak Lagi Bermakna

"Karena dalam persidangan, Pinangki maupun Anita (kedua terpidana) itu tidak terungkap siapa sebenarnya King Maker, apa perannya, serta siapa dia sebenarnya, apakah dia pegawai negeri, pejabat negara, aparat penegak hukum atau swasta biasa. karena dia tidak berbuat tapi dia bisa mengatur semuanya," tukasnya.

Putusan Hakim

Dalam persidangan yang digelar Rabu (29/9/2021) siang, gugatan MAKI tidak diterima oleh Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Morgan Simanjuntak.

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas