Tribun

Pemilu 2024

Megawati: Yang Malas Turun Bantu Rakyat, Kemungkinan Takkan Terpilih Lagi di Pemilu 2024

Karena itulah Megawati mengingatkan kepada seluruh anggota dan kader untuk tidak boleh menjadi loyo.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hasanudin Aco
Megawati: Yang Malas Turun Bantu Rakyat, Kemungkinan Takkan Terpilih Lagi di Pemilu 2024
Ist
Megawati hadir secara virtual dari kediamannya di Jalan Teuku Umar Jakarta Pusat, bersama Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Selasa (28/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader partainya untuk selalu turun ke bawah ke masyarakat, jika ingin kembali terpilih di pemilu 2024.

Megawati mengaku dirinya khawatir dengan semangat bekerja keras kader PDIP akan melempem karena sepertinya sudah merasa senang dengan hasil survey yang selalu menyebut sebagai peringkat pertama peraih elektabilitas partai.

Karena itulah Megawati mengingatkan kepada seluruh anggota dan kader untuk tidak boleh menjadi loyo.

Semua harus memiliki fighting spirit yang kuat.

Baca juga: Megawati Ingatkan Kader PDIP Harus Rajin Menyantuni, Jangan Hanya Pikir Politik Saja

Hal itu disampaikan Megawati saat acara pemberian tali asih kepada 201 keluarga kader PDIP yang jadi korban covid-19, Kamis (30/9/2021).

"Sudah masuk dalam zona nyaman, tidak mau lihat kiri dan kanannya yang masih membutuhkan pertolongan," kata Megawati.

Megawati mengaku dirinya terus memantau pergerakan para kader partai.

Bahkan demi mendorong agar terus bersemangat, Megawati siap mengganti mereka yang duduk di legislatif dan eksekutif namun tidak mau bekerja.

Megawati juga mengingatkan, dirinya meyakini bahwa yang malas turun ke bawah membantu rakyat, kemungkinan takkan terpilih di pemilu berikutnya.

"Saya kira 2024 itu belum tentu bisa jadi lagi, karena rakyat itu semakin pintar memilih," tegas Megawati. 

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas