Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Anis Matta: Indonesia Butuh Revolusi Ekonomi Hadapi Ancaman Kebangkrutan

Revolusi ekonomi tersebut, dikatakan Anis, diperlukan untuk menyelamatkan Indonesia dari kebangkrutan dunia usaha dan kebangkrutan negara.

Anis Matta: Indonesia Butuh Revolusi Ekonomi Hadapi Ancaman Kebangkrutan
Istimewa
Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan bahwa saat ini Indonesia membutuhkan reformasi ekonomi berskala besar yang sistemik dalam struktur perekonomian sekarang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan saat ini Indonesia membutuhkan reformasi ekonomi berskala besar yang sistemik dalam struktur perekonomian sekarang.

Revolusi ekonomi tersebut, dikatakan Anis, diperlukan untuk menyelamatkan Indonesia dari kebangkrutan dunia usaha dan kebangkrutan negara.

"Nampaknya kita sepakat bahwa kondisi pandemi Covid-19, bukan sekadar masalah ancaman kebangkrutan dunia usaha, bahkan bisa menjadi ancaman kebangkrutan negara," kata Anis dalam keterangannya, Kamis (13/10/2021) .

Baca juga: IMF Kembali Turunkan Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 3,2 Persen

Menurut Anis, Indonesia butuh ekonomi yang berorientasi pada perubahan iklim, perubahan sosial, transformasi teknologi dan faktor geopolitik seperti konsep ekonomi 'Geloranomics' yang tengah dikembangkan di Partai Gelora.

Anis menilai angka pengangguran pada usia muda (milenal dan generasi Z) yang sudah mencapai 18 persen, bisa menjadi satu pertanda awal mula terjadinya revolusi pergerakan sosial yang besar.

"Karena apa, yang tadinya saya tulis kelompok usia muda sebagai bonus demografi, sekarang tiba-tiba menjadi bencana demografi. Ini fakta dan terjadi secara nyata," katanya.

Partai Gelora, lanjutnya, tidak hanya sekadar mengkritik pemerintah, tapi lebih kepada membongkar fakta, sehingga nantinya didapatkan suatu stimulan untuk memikirkan arah ekonomi baru bagi Indonesia.

"Kita ingin membantu masyarakat untuk mengetahui, apa yang menjadi problema substansial dan membuka perbincangan hari-hari menjadi lebih berkualitas. Ini bisa menjadi konsumsi publik karena menyentuh kehidupan kita secara nyata," ujarnya.

Baca juga: Partai Gelora Dorong Kaum Perempuan Melek Investasi Supaya Terhindar dari Penipuan

Anis menambahkan pandemi Covid-19 saat ini menjadi 'trigger' yang bisa memecahkan 'bisul' permasalahan perekonomian Indonesia, yang selama ini menjadi masalah.

Indonesia, kata Anis, sedang menunggu datangnya gelombang ketiga dan keempat Covid-19, yang saat ini sudah terjadi di Amerika, Eropa, Rusia dan Turki. 

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas