Tribun

Respons Aziz Yanuar Sikapi Akun FPI dan Rizieq Shihab Masuk Daftar Hitam Facebook

Aziz Yanuar menanggapi nama akun FPI dan Muhammad Rizieq Shihab (MRS) masuk dalam daftar hitam Facebook.

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Adi Suhendi
Respons Aziz Yanuar Sikapi Akun FPI dan Rizieq Shihab Masuk Daftar Hitam Facebook
Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Anggota kuasa hukum Muhammad Rizieq Shihab (MRS), Aziz Yanuar memberikan respons terkait nama akun FPI dan Muhammad Rizieq Shihab (MRS) masuk dalam daftar hitam Facebook. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota kuasa hukum eks Organisasi Masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar menanggapi nama akun FPI dan Muhammad Rizieq Shihab (MRS) masuk dalam daftar hitam Facebook.

Diketahui, dengan masuknya nama akun FPI dan Rizieq Shihab dalam daftar hitam Facebook, kedua akun tersebut dinilai berbahaya.

Tak hanya FPI dan Rizieq Shihab terdapat pula satu akun organisasi lainnya yakni Front Umat Islam (FUI) yang masuk dalam daftar hitam Facebook.

Menyikapi hal tersebut, Aziz tak ambil pusing, malah dirinya menyatakan kalau Facebook juga masuk dalam daftar hitam dari pihaknya.

Baca juga: Rampung Jalani Vonis 8 Bulan Kasus Kerumunan Petamburan, Eks Ketum FPI Ajak Doakan Rizieq Shihab

"Biar saja, kami juga masukkan Facebook ke daftar hitam," kata Aziz saat dimintai tanggapannya, Minggu (17/10/2021).

Aziz mengatakan, raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut tidak memiliki rasa toleransi kepada umat Islam.

Menurut Aziz Yanuar, aetidaknya ada 7 poin yang dijadikan tolok ukur dalam menilai Facebook menjadi aplikasi yang 'berbahaya'.

Baca juga: Kuasa Hukum Pastikan Habib Rizieq Tak Suruh Eks Panglima Laskar FPI Bantu Aniaya M Kece

Hal tersebut di antaranya, pendukung teroris Israel, pendukung pembunuhan rakyat Palestina, pendukung pasukan Amerika pembunuh jutaan rakyat Irak dan Afghanistan, pendukung Islamophobia, pendukung Anti-Islam, pendukung zionis Israel teroris dajjal, dan pendukung penghina Nabi Muhammad dan Islam.

"Justru Facebook lah yang Intoleran, Islamofobia, penebar kebencian, provokatif, penuh fitnah, Facebook dan kroninya jelas masuk daftar hitam," katanya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas