Tribun

KSAL Berharap Film Arafuru Bisa Ditayangkan di Hari Dharma Samudera Tahun 2023

Yudo mengatakan hal itu karena Hari Dharma Samudera merupakan hari peringatan tenggelamnya KRI Macan Tutul dalam pertempuran Arafuru.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Hasanudin Aco
KSAL Berharap Film Arafuru Bisa Ditayangkan di Hari Dharma Samudera Tahun 2023
Dinas Penerangan Angkatan Laut
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memimpin Peringatan Hari Jadi ke-76 TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Lapangan Trisila Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur pada Jumat (10/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNU Yudo Margono berharap Film Arafuru dapat ditayangkan pada 15 Januari 2023 atau Hari Dharma Samudera.

Yudo mengatakan hal itu karena Hari Dharma Samudera merupakan hari peringatan tenggelamnya KRI Macan Tutul dalam pertempuran Arafuru.

Hal tersebut disampaikannya usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara TNI AL dengan PT Indonesia Televisi Streaming Network (ITSN) di geladak Helikopter KRI Bung Tomo yang sandar di Dermaga JICT II Tanjung Priok Jakarta pada Senin (18/10/2021).

"Mudah-mudahan bisa bersamaan dengan hari dharma samudera yaitu hari memang hari tenggelamnya KRI Macan Tutul di Laut Arafuru pada 15 Januari 1962," kata dia.

Baca juga: Ketika KSAL Laksamana Yudo Margono Tak Sengaja Bertemu Sahabat Masa Kecilnya yang Kini Jadi Polisi

Yudo mengatakan TNI AL akan mendukung penuh baik dari prajurit maupun alutsista untuk mensukseskan film tersebut.

Yudo mengapresiasi Wibisono dan timnya yang akan membuat film tersebut.

Hal itu karena, kata Yudo, pertempuran Arafuru merupakan sejarah perjuangan Angkatan Laut.

Ketika itu, kata dia, KRI Macan Tutul Indonesia tenggelam oleh kapal perang frigate Belanda dalam merebut kembali Irian Barat.

Yudo mengatakan TNI AL akan mendukung penuh baik dari sisi prajurit maupun alutsista dalam pembuatan film tersebut.

Dengan demikian, kata Yudo, sejarah perjuangan Angkatan Laut dapat terbuka dan dapat diteladani oleh para prajurit TNI AL penerus.

"Tentunya nanti dalam pembuatannya kita akan dukung penuh dari prajurit-prajurit maupun dari alutsista kita sehingga sejarah pertempuran Laut Arafuru dapat terbuka semuanya dan tentunya akan menjadi tauladan kita, dan menjadi pelajaran kita bersama pada generasi penerus Angkatan Laut," kata Yudo.

Rencananya film tersebut akan mulai diproduksi tahun depan dan tayang pada 2023 mendatang.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas