Tribun

Kasus Korupsi Perum Perindo

Saksi Dugaan Kasus Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia di Ruang Pemeriksaan

Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer menyatakan seorang saksi berinisial IP meninggal dunia di ruang pemeriksaan.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
Saksi Dugaan Kasus Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia di Ruang Pemeriksaan
Kompas.com
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simajuntak

Mereka ditetapkan tersangka karena ditemukan alat bukti yang cukup.

Dijelaskan Leo, ketiganya juga langsung ditahan di rumah tahanan (Rutan) yang berbeda usai ditetapkan tersangka.

Adapun tersangka Wenny ditempatkan di Rutan Salemba cabang Kejagung.

Sedangkan, kedua tersangka lainnya yaitu Lalam dan Nabil ditempatkan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

"Seluruhnya ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak 21 Oktober hingga 9 November 2021," jelasnya.

Adapun ketiganya ditetapkan tersangka dalam pokok perkara terkait proses perdagangan yang diduga bermasalah untuk mendapat nilai keuntungan melalui penerbitan medium term notes (MTN) alias hutang jangka menengah.

Tujuan MTN itu digunakan untuk pembiayaan di bidang perikanan tangkap. Namun, faktanya penggunaan dana MTN tidak digunakan sesuai dengan peruntukkan sebagaimana prospek atau tujuan penerbitan MTN seri A dan seri B.

"MTN seri A dan seri B sebagaimana maksud sebagian besar digunakan untuk bisnis perdagangan ikan yang dikelola oleh Divisi Penangkapan, Perdagangan dan Pengolahan Ikan atau Strategy Bussines Unit (SBU) Fish Trade and Processing (FTP) yang dipimpin oleh WP," jelasnya.

Dijelaskan Leo, metode yang dipakai dalam bisnis perdagangan ikan tersebut adalah metode jual beli ikan putus.

Dalam penunjukan mitra bisnis perdagangan ikan tersebut di atas, Perindo diduga tak melakukan analisa usaha, rencana keuangan dan proyeksi pengembangan usaha.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas