Tribun

Pandemi Tak Kurangi Minat dan Kreativitas, 223 Anak Ikuti Lomba Lukis Poster Perdamaian

223 anak dari berbagai sekolah, klub dan sanggar lukis di Jakarta, Batam, Bintan, dan Jambi turut serta dalam lomba melukis poster perdamaian.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Wahyu Aji
Pandemi Tak Kurangi Minat dan Kreativitas, 223 Anak Ikuti Lomba Lukis Poster Perdamaian
ISTIMEWA
223 anak dari berbagai sekolah, klub dan sanggar lukis di Jakarta, Batam, Bintan, dan Jambi turut serta dalam lomba melukis poster perdamaian. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 ternyata tidak mengurangi minat dan kreativitas anak-anak.

Terbukti 223 anak dari berbagai sekolah, klub dan sanggar lukis di Jakarta, Batam, Bintan, dan Jambi turut serta dalam lomba melukis poster perdamaian.

Lomba ini setiap tahun rutin diadakan oleh Komunitas Lions Club Indonesia, Distrik 307A-1.

Gubernur Distrik 307A-1 Lions Club, Jessica Budiman mengatakan tema yang diambil dalam lomba tahun ini adalah 'We Are All Connected' yang berarti kita semua saling terhubung.

"Kami ingin menyampaikan pesan kalau tidak ada yang tidak mungkin lewat teknologi. Era digitalisasi 5.0 saat ini memudahkan kita berkomunikasi, saling menyapa tanpa kendali jarak. Kegiatan virtual adalah hal yang sangat lazim dilakukan oleh kita semua," ujar Jessica, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/10/2021).

Kontes ini, kata dia, juga menjadi satu kontes untuk mengingatkan misi dan semangat perdamaian melalui goresan tangan anak-anak usia 11-13 tahun yang dilakukan secara serentak di 210 negara seluruh dunia, meskipun di masa Pandemi Covid-19.

Jessica mengatakan lomba Poster Perdamaian (Peace Poster contest) ini dilakukan virtual secara serempak dari berbagai tempat peserta.

Selama 4 jam, anak-anak ini akan diawasi dan diberi penilaian berdasarkan kekuatan ekspresi dari tema yang diangkat pada lukisan mereka.

"Lions Club adalah organisasi yang secara aktif mempromosikan pentingnya kolaborasi dan kerjasama antar manusia. Melalui lomba ini kami ingin menanamkan pentingnya perdamaian sejak dini, di samping juga menyediakan wadah untuk berkompetisi secara sehat, selain mengeksplorasi bakat dan minat anak" katanya.

Baca juga: Keluarga Korban Yakini Polisi Diberondong Rekan Kerja Sesama Polisi, Adalah Pembunuhan Berencana

Menurut penanggung jawab kegiatan, Sari Madyawati, hasil lomba akan dikirimkan ke Panitia Kompetisi Peace Poster contest, kemudian pemenang akan diumumkan pada 6 November mendatang.

Disamping itu, Pemenang Hadiah Utama (Grand Prize) akan mendapatkan perjalanan gratis ke Upacara Penghargaan di Amerika Serikat dimana ia akan menerima hadiah berupa uang tunai sebesar US$5.000 (atau yang setara) dan juga Piagam Penghargaan.

Selain itu akan difasilitasi dua orang anggota keluarga (salah satunya adalah orang tua atau walinya) untuk menerima award langsung. Serta, ke-24 poster finalis akan dipamerkan pada ajang konvensi internasional.

Lebih jauh, Sari mengatakan, pemenang dari kontes ini akan berkompetisi di tingkat distrik, Multi Distrik, dan Internasional. Kata dia, satu pemenang Grand Prize dan 23 pemenang akan dipilih setiap tahun ditingkat Internasional.

Baca juga: Gangguan Sinyal Waktu Zoom hingga Susah Dihubungi, Diduga Penyebab AKBP SA Ngamuk Aniaya Anak Buah

"Poster hasil karya anak Indonesia, sudah 16 kali menang Merit Award dan 1 kali Grand Prize. Bahkan tahun lalu salah satu finalis berasal dari Indonesia," tutupnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas