Tribun

Survei Indikator: Mayoritas Gen Z dan Milenial Tahu Perubahan Iklim, Ini Mengejutkan!

Burhanuddin menjelaskan, dari rentang usia 17-26 tahun tertacat 85 persen mengetahui perubahan iklim.

Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
Survei Indikator: Mayoritas Gen Z dan Milenial Tahu Perubahan Iklim, Ini Mengejutkan!
Tribunnews/MUHAMMAD FADHLULLAH
Direktur Eksekutif INDIKATOR Burhanuddin Muhtadi sedang menjelaskan hasil survey di Kantor Indikator Politik Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (03/04/2019). Hasil survey Indikator Politik Indonesia hingga akhir maret 2019, simulasi pemilihan presiden tetap unggul pasangan Jokowi ??? Maruf Amin 55,4 % dari pasangan Prabowo ??? Sandiaga Uno 37,4 %. Sementara kelompok yang belum menentukan pilihan (undecided) sekitar 7,2 %. TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, mayoritas Generasi Z (Gen Z) dan Millenial di Indonesia mengetahui tentang perubahan iklim dunia atau climate change. 

Hal itu berdasarkan temuan survei Indikator Politik Indonesia dan Yayasan Indonesia Cerah, bertajuk "Persepsi Pemilih Muda dan Pemula (Gen Z dan Millennial) atas Permasalahan Krisis Iklim di Indonesia" yang dirilis pada Rabu (27/10/2021). 

Burhanuddin menjelaskan, dari rentang usia 17-26 tahun tertacat 85 persen mengetahui perubahan iklim.

Sementara, usia 27-35 tahun tercatat 79 persen mengetahui perubahan iklim

"Mayoritas responden merasa tahu perubahan iklim dunia. Ini mengejutkan juga," kata Burhan. 

Jawaban dari Gen Z dan Millenial itu berangkat dari pertanyaan "Apakah Anda Tahu dan Pernah Dengar Perubahan Iklim?". 

Baca juga: Indikator: Generasi Z Lebih Peduli soal Isu Perubahan Iklim Ketimbang Milenial

Lalu, disusul pernyataan selanjutnya "Jika tahu, apa yang terlintas dibenak anda ketika mendengar istilah perubahan iklim?". 

Pada pertanyaan ini, tercatat 78 persen menjawab bahwa perubahan besar pada alam. 

"Yang menjawab bencana alam 10 persen, yang menjawab kerusakan lingkungan 5 persen, ulah manusia 2 persen, tidak menjawab 2 persen," pungkas Burhanuddin. 

Survei kolaborasi antara Indikator Politik Indonesia dan Yayasan Indonesia Cerah ini digelar pada medio 9-16 September 2021.  

Survei menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 4.020 responden dari 34 provinsi di Indonesia yang berusia 17-35 tahun, dengan toleransi kesalahan (margin of eror-MoE) sekitar kurang lebih 2.7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas