Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
Live
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Bamsoet Tekankan Pentingnya Membangun Peradaban Bangsa Berdasarkan Paradigma Pancasila

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menjelaskan urgensi membangun peradaban bangsa dalam paradigma Pancasila. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Bamsoet Tekankan Pentingnya Membangun Peradaban Bangsa Berdasarkan Paradigma Pancasila
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat memberikan sambutan dalam acara Kongres Kebangsaan bertema 'Ikhtiar Memperadabkan Bangsa', di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/10/2021).  
Memuat video…

Kenyataan tersebut, lanjut Bamsoet, merupakan suatu kenyataan objektif yang merupakan jatidiri bangsa Indonesia. 

Dalam konsteks inilah mestinya seluruh penyelenggara negara menangkap esensi kebudayaan yang sejati, sehingga  dapat tegas menyatakan, bahwa kebudayaan sebagai patron dan peta jalan pembangunan bangsa, yang mencegah terjadinya proses reduksi budaya. 

"Karena reduksi budaya dalam pembangunan nasional akan menghancurkan tatanan hidup bangsa ini," ucapnya. 

Berangkat dari kenyataan seperti itu, perlu ada pemikiran dan kekuatan alternatif untuk mengingatkan dan menunjukkan peta jalan pembangunan yang lebih dapat diandalkan. 

Jalan pembangunan yang lebih menjamin ketahanan nasional dengan kesanggupan untuk merealisasikan visi dan misi negara berdasarkan Pancasila

Bamsoet mengatakan, cita-cita mewujudkan visi-misi negara yang bersifat prinsipil tersebut, tentunya harus diterjemahkan dalam rujukan haluan negara, yang idealnya menjadi wewenang seluruh rakyat sebagai pemegang kedaulatan negara, dan direpresentasikan melalui lembaga perwakilan.

Baca juga: Sosialisasi Empat Pilar di UIN Syarif Hidayatullah, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Pendidikan Pancasila

"Dalam konsepsi ini, MPR adalah lembaga perwakilan terlengkap, yang mewakili representasi rakyat (DPR) dan representasi teritorial (DPD). Inilah yang melatarbelakangi MPR periode 2009-2014 dan MPR periode 2014-2019 merekomendasikan dibentuknya Pokok Pokok Haluan Negara (PPHN)," pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas