Tribun

Bursa Capres

Pengamat Nilai Megawati akan Putuskan Capres PDIP Paling Akhir: Insting Naluriah Partai Terbesar

Ketua Umum PDIP diprediksi akan menentukan capres dan cawapres di Pemilu 2024 paling akhir, disebut sebuah insting naluriah partai terbesar.

Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
Pengamat Nilai Megawati akan Putuskan Capres PDIP Paling Akhir: Insting Naluriah Partai Terbesar
istimewa
Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri hari ini dijadwalkan akan dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Universitas Pertahanan RI (Unhan RI). 

"Kalau pemilu diadakan hari ini dan pendekatannya adalah kekuasaan, tentu saja Ganjar Pranowo yang akan diusung oleh PDIP."

"Tapi ada variabel lain misalnya situasinya masih 2 tahun lebih sehingga apa yang tampak di survei sekarang masih mungkin berubah," jelas Yunarto.

Megawati Lakukan Kontemplasi soal Capres Pilihan PDIP

Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto menyebut Ketua Umum partai berlambang banteng Megawati Soekarnoputri melakukan kontemplasi untuk tentukan sosok kader yang pantas diusung sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Megawati, kata Hasto, turut menimbang berdasarkan aspirasi rakyat.

Hal ini dilakukan guna meneruskan tongkat kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang telah memimpin Indonesia selama 10 tahun.

"Siapa yang akan menjadi (calon) presiden yang akan datang partai tentu saja mengambil pertimbangan matang dan mendengarkan aspirasi rakyat dan itu dilakukan Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Hasto di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Megawati: Tak Ada Aturan yang Bisa Halangi PDIP Menang Terus

"Termasuk melakukan kontemplasi mohon petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa terhadap sosok yang benar-benar layak untuk meneruskan kepemimpinan dari Pak Jokowi," ucap dia.

Menurutnya, prioritas utama PDI-P dalam menentukan kader pilihan menjadi capres terletak pada bagaimana dia bisa meneruskan program dan prestasi yang telah didapatkan Jokowi selama memimpin Indonesia.

"Yang harus dilakukan partai adalah kesinambungan kepemimpinan Pak Jokowi dengan berbagai prestasinya, sangat penting untuk dicarikan sosok paling tepat didalam melanjutkan estafet kepemimpinan itu," tuturnya.

(Tribunnews.com/Maliana/Danang Triatmojo)

Berita lain terkait Bursa Capres

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas