Tribun

Hari Sumpah Pemuda

Zulhas: Kita Butuh Pemimpin Muda untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Di hadapan ratusan kadernya Zulhas mendorong agar anak-anak muda ambil bagian dalam proses politik dan rekrutmen kepemimpinan. 

Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
Zulhas: Kita Butuh Pemimpin Muda untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-II, Selasa (31/8/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhas) menggelar peringatan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10/2021) di Manado, Sulawesi Utara. 

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) mengumpulkan ratusan kader mudanya untuk bersama meneguhkan komitmen kebangsaan. 

"Saya sudah berdiskusi dengan berbagai pihak, melakukan kajian, analisis mendalam, PAN akan serius menggerakkan anak muda. Perhatian khusus akan diberikan kepada caleg-caleg muda. Kita butuh pemimpin anak muda untuk wujudkan Indonesia Emas 2045," kata Zulhas. 

Di hadapan ratusan kadernya Zulhas mendorong agar anak-anak muda ambil bagian dalam proses politik dan rekrutmen kepemimpinan. 

"Dulu tahun 1928 anak-anak muda berpikir untuk bangsa dan negaranya. Hari ini semangat itu harus terus dijaga. Anak muda perlu terjun dalam urusan-urusan sosial kemasyarakatan, termasuk politik. Berbuat yang terbaik untuk bangsa," ujarnya. 

Dalam acara yang digelar DPW PAN Sulawesi Utara itu, hadir pula perwakilan BM PAN. 

Baca juga: Isi Sumpah Pemuda yang Dibacakan pada 28 Oktober 1928, Lengkap dengan Sejarahnya

Pimpinan sayap pemuda partai berlambang matahari putih ini diminta Zulhas membacakan teks Sumpah Pemuda dan membedahnya agar mendapatkan esensi dari peristiwa bersejarah itu. 

"Bayangkan itu dibuat tahun 1928, sebelum Indonesia merdeka, anak-anak muda berkumpul berpikir tentang bangsa dan negaranya. Mereka mau terlibat dan berbuat. Sekarang giliran kalian," ucapnya. 

PAN sejauh ini memang serius menggarap segmen pemilih anak muda.

Bonus demografi dan potensi pemilih muda yang disebut akan lebih dari 60 persen DPT kelak, membuat PAN terus bergerilya meyakinkan anak-anak muda. 

Langkah-langkah yang selama ini ditempuh di antaranya dengan melakukan pencalegan dini untuk menjaring pemimpin muda, pembentukan Milenial PAN, Juru Bicara Muda PAN, serta menggalakkan aktivitas-aktivitas yang relevan dengan semangat anak muda baik secara online maupun offline. 

"Coba hitung, anggota DPR muda paling banyak itu dari PAN. Banyak juga di daerah. Ketua-ketua DPD PAN di seluruh Indonesia sekarang juga banyak anak muda. Akan ada pencalegan dini yang mencari anak-anak muda calon pemimpin. Kami sangat serius dengan kerja-kerja yang terukur, konsisten dan terukur. Indonesia butuh pemimpin muda," pungkas Zulhas.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas