Tribun

Dijerat Pasal Makar, 8 Pemuda Papua Pengibar Bendera Bintang Kejora Terancam Penjara Seumur Hidup

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan mereka kini disangkakan pasal terkait tindak pidana makar.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
Dijerat Pasal Makar, 8 Pemuda Papua Pengibar Bendera Bintang Kejora Terancam Penjara Seumur Hidup
Tribun-Papua.com/Hendrik R Rewapatara
Barang bukti berupa spanduk yang bertuliskan beberapa kata dan Gambaran Bendera Bintang Kejora, yang ditunjukkan kepada awak media. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Delapan tersangka kasus pengibaran bendera Bintang Kejora di GOR Cendrawasih, Jayapura, Papua, pada Rabu (1/12/2021), kini terancam hukuman penjara seumur hidup.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan mereka kini disangkakan pasal terkait tindak pidana makar.

"Iya benar, penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama 20 tahun," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi, Jumat (3/12/2021).

Kamal menerangkan kedelapan tersangka disangka pasal berlapis. Di antaranya, Pasal 106 KUHP Jo Pasal 110 KUHP Jo Pasal 87 KUHP tentang Permufakatan untuk Melakukan Kejahatan terhadap Keamanan Negara.

"Kedelapan tersangka tersebut telah ditahan di Rutan Mapolda Papua untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut," tukasnya.

Baca juga: Kibarkan Bendera Bintang Kejora, 8 Mahasiswa Masih Diperiksa di Polda Papua

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Reskrimum Polda Papua menetapkan 8 orang sebagai tersangka yang diduga terlibat dalam aksi pengibaran bendera bintang kejora di GOR Cenderawasih, Jaya Pura Papua pada 1 Desember 2021 kemarin.

Penyidikan kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi LP/A/182/XII/202/SPKT.Ditreskrimum/Polda Papua tertanggal 1 Desember 2021. Total, ada 8 orang yang ditetapkan sebagai tersangka di dalam kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan delapan orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif serta gelar perkara.

Kedelapan tersangka itu adalah MSY, YM, MY, MK, BM, FK, MP dan MW. Menurut Kamal, MY merupakan pimpinan aksi sekaligus pengibar bendera di GOR Cendrawasih.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas