Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus Covid-19 Harian Indonesia Stabil di Bawah 400 Orang, Pemerintah Minta Pertahankan Capaian Ini

Indonesia telah berhasil menekan angka kasus konfirmasi harian bahakn dibawah 400 kasus baru per harinya. Pemerintah minta pertahankan pencapaiannya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kasus Covid-19 Harian Indonesia Stabil di Bawah 400 Orang, Pemerintah Minta Pertahankan Capaian Ini
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 sebagai penanganan pandemi di Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro menyebut Indonesia telah berhasil menekan angka kasus konfirmasi Covid-19 harian dengan stabil.

Reisa mengungkapkan kasus konfirmasi harian di Indonesia tercatat sudah di bawah 400 kasus.

"Penurunan kasus drastis dibandingkan dengan masa PPKM kemarin dan kasus konfirmasi harian yang mencapai puluhan ribu, sekarang bisa ditekan dibawah 400 kasus baru per harinya," kata Reisa dalam konpers virtualnya di YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: CARA Download Sertifikat Vaksin Covid-19 Lewat WhatsApp dan PeduliLindungi, Masukkan Nomor HP

Baca juga: Antisipasi Covid-19, Hotel di Tokyo Jepang Sediakan Sangkar Agar Pengunjung Bebas Makan Bersama

Selain itu, perbaikan lain yang juga dirasakan Indonesia adalah tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 yang saat ini berada di bawah 10 persen.

Jumlah ini jauh di bawah batas maksimum, yang standartnya yakni 60 persen.

Reisa juga menyebut angka kematian semakin turun karena angka kesembuhan naik.

"Bahkan, tercatat pada Minggu (28/11/2021) kemarin, kita pernah mencatat 1 angka vatalitas karena Covid-19."

Rekomendasi Untuk Anda

"Dan lebih dari 96 persen kasus atau lebih dari 4,1 juta orang telah sembuh," kata Reisa.

Ini, kata Reisa, karena kesadaran 3 T (testing, tracing, treatment) masyarakat semakin tinggi.

Sementara itu, untuk cakupan vaksinasi, saat ini hampir setengah dari 208 juta masyaraat Indonesia telah menerima vaksin lengkap.

Baca juga: Mantan Penasihat Ilmiah Inggris: Omicron Jadi Penanda Pandemi Covid-19 Belum Berakhir

Sedangkan lebih dari 40 juta orang lainnya sudah divaksinasi dosis pertama dan saat ini sedang menunggu vaksinasi kedua.

Tentunya ini merupakan kabar yang menggembirakan.

"Enam indikator utama dan capaian vaksinasi masuk kategori yang bagus. Kondisi membaik inilah hadiah Natal dan tahun baru kita bersama."

"Di mana kita dapat merayakan Natal dengan sukacita bukan dengan rentetan berita duka atau ucapan Bela sungkawa," jelas Reisa.

Kendati demikian, pandemi masih terus berlangsung, bahkan sudah berubah atau bermutasi yang dikenal dengan varian Omicron.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas