Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cleaning Service Wisma Atlet yang Terpapar Omicron Dirawat Terpisah dari Pasien Lain

Pihak Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet memisahkan N dengan pasien lain agar tidak ada yang berkontak secara langsung.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Cleaning Service Wisma Atlet yang Terpapar Omicron Dirawat Terpisah dari Pasien Lain
Warta Kota/Henry Lopulalan
Petugas mempersiapkan ruangan rawat inap Pasien Covid-19 di Tower 8 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021). Warta Kota/Henry Lopulalan 

Nantinya petugas akan mengambil untuk diantar ke lobi dan oleh perawat akan diserahkan ke kamar pasien.

Strategi pemerintah

Sebelumnya, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi mengungkapkan, pemerintah masih menggunakan strategi yang sama dalam mencegah varian Omicron menyebar luas.

Sonny beralasan, Omicron juga berasal dari Sars Cov-2 penyebab Covid-19, sehingga pencegahannya tetap sama.

"Strategi kita sama, walaupun ini varian baru, tapi masih menjadi bagian dari Sars Cov-2 sebagai penyebab Covid-19."

"Sehingga cara pencegahannya sama," kata Sonny dalam webinar Dialog Produktif Kamis: Sambut Tahun Baru dengan Liburan Gaya Baru, Kamis (16/12/2021).

Baca juga: Wakil Ketum MUI Anwar Abbas Minta Masyarakat Patuhi Anjuran Pemerintah Cegah Penyebaran Omicron

Strategi pertama adalah dengan meningkatkan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, vaksinasi merupakan langkah efektif menurunkan tingkat keparahan akibat Covid-19.

"Vaksin tetap terbukti efektif untuk mengurangi angka kesakitan dan keparahan."

"Bahkan mengurangi angka kematian ya, mayoritas kasus yang dirawat di beberapa negara, itu ditemukan kepada mereka yang belum divaksin," jelas Sonny.

Sementara, langkah pencegahan kedua adalah dengan meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Strategi ketiga adalah dengan deteksi kasus Covid-19 di masyarakat.

Strategi deteksi ini, kata Sonny, dengan mendorong testing dan tracing, melalui penguatan kapasitas testing dan tracing untuk menemukan masyarakat yang positif.

"Mereka yang dikonfirmasi positif akan ditingkatkan."

"Jumlahnya untuk dilakukan whole genome sequencing untuk mendeteksi, apakah orang tersebut mengidap varian yang baru omicron atau tidak," jelas Sonny.

Sumber: Warta Kota

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas