Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soal Polemik Calon Pemimpin IKN, Pengamat: PDIP Kan Usulkan Ahok, Tidak Ada yang Salah tapi . . .

Herry mengingatkan bahwa Presidenlah yang memiliki hak prerogratif soal jabatan Kepala Badan Otorita IKN.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Soal Polemik Calon Pemimpin IKN, Pengamat: PDIP Kan Usulkan Ahok, Tidak Ada yang Salah tapi . . .
TRIBUNNEWS
Sosok Kepala Otorita IKN Nusantara Harus Punya Visi Pemindahan Ibu Kota, Siapa Orangnya? 

"PKB menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Jokowi. Tahun 2024 berkejaran dengan waktu, 2 tahun kawasan Inti sudah harus berdiri, Istana negara dan gedung parlemen," katanya.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Luqman Hakim, mengaku sepenuhnya percaya kepada Presiden Jokowi terkait siapa yang akan ditunjuk menjadi Kepala IKN.

"Siapa pun yang ditunjuk oleh Presiden, pasti dengan pertimbangan yang matang. Siapa pun -- mau Ahok, Risma, Ridwan Kamil, Bambang Brodjonegoro, Ganjar Pranowo atau lainnya -- jika ditunjuk Presiden Jokowi untuk memimpin Otorita IKN, maka dia yang pasti terbaik," kata Luqman.

Terkait afiliasi partai politik, Luqman menilai hal tersebut tidak masalah.

"Apapun latar belakangnya tidak masalah. Karena nantinya Kepala Otorita IKN akan bekerja dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden," ujar dia.

Baca juga: Ridwan Kamil: Belum Ada Pembicaraan Formal Terkait Kepala Otorita IKN

Politisi PKB itu lebih lanjut mengatakan bahwa poyek IKN Nusantara menjadi pertaruhan besar atas kepemimpinan Presiden Jokowi.

"Keberhasilan proyek IKN ini akan membuat Pak Jokowi sebagai Presiden RI terhebat yang berhasil menjalankan pemindahan IKN yang sudah diwacanakan sejak Presiden Soekarno," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Begitu juga sebaliknya, jika proyek IKN ini gagal dan mangkrak, akan menjadi noda hitam yang menghapus seluruh prestasi yang diraih Presiden Jokowi selama dua periode.

"Oleh karena itu, saya percaya penuh kepada Presiden Jokowi hanya mengutamakan pertimbangan keberhasilan mega proyek IKN, bukan kepentingan-kepentingan lain," kata dia.

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas