Tribun

MotoGP Mandalika

MotoGP Mandalika Usai, KSP Segera lakukan Evaluasi untuk Persiapan WSBK

Deputi I Kepala Staf Kepresidenan RI Febry Calvin Tetelepta menyebut ada beberapa evaluasi terkait gelaran MotoGP Mandalika.

Penulis: Reza Deni
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in MotoGP Mandalika Usai, KSP Segera lakukan Evaluasi untuk Persiapan WSBK
Website Resmi motogp.com
Aksi rookie WithU Yamaha, Darryn Binder ketika berduel dengan rider Repsol-Honda, Pol Espargaro di GP Mandalika, Minggu (20/3/2022). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seusai gelaran MotoGP Mandalika atau Pertamina Grand Prix of Indonesia, pemerintah memastikan untuk evaluasi guna mempersiapkan ajang World Super Bike (WSBK) pada November mendatang.

Deputi I Kepala Staf Kepresidenan RI Febry Calvin Tetelepta menyebut ada beberapa evaluasi terkait gelaran MotoGP Mandalika.

Mulai dari manajemen parkir, infrastruktur luar kawasan, hingga pemetaan support system sarana prasarana sirkuit.

"Soal pengelolaan parkir perlu diperhatikan ketersediaan bus untuk antar jemput penonton dari lokasi sirkuit ke areal parkir. Sehingga tidak terjadi penumpukan," kata Febry kepada wartawan, Selasa (22/3/2022).

Baca juga: Rampung MotoGP 2022, Sirkuit Mandalika Siap Dimodifikasi Lagi untuk Gelar WSBK

Sementara terkait infrastruktur luar kawasan, dia menekankan pentingnya penyelesaian perluasan jalan Kuta-Keruak, yang menjadi bottleneck arus lalu lintas masuk dan keluar area sirkuit.

"Manajemen lalu lintas perlu ditingkatkan untuk mengurangi kemacetan, termasuk dari area sirkuit menuju lokasi akomodasi penonton," jelas Febry.

Febry menilai, perlu ada peta support system untuk menunjukkan sarana prasarana esensial sirkuit, sehingga dapat memudahkan pengunjung.

Baca juga: Suksesnya MotoGP, Legislator NasDem Dorong Ajang Formula 1 di Mandalika

Terlepas dari segala kekurangan, Febry menganggap, gelaran MotoGP Mandalika telah berjalan dengan baik.

Event yang dilaksanakan pertama kali dalam 25 tahun ini, dikatakan dia, mampu mensejajarkan Indonesia dengan negara-negara lain yang memiliki sirkuit dunia, terlebih Mandalika mempunyai pemandangan alam yang luar biasa.

Febry memastikan, dengan adanya sirkuit Mandalika pertumbuhan ekonomi baru akan tercipta, UMKM semakin berkembang dengan produk-produk lokal NTB, dan pariwisata yang paling terkena krisis dampak COVID19 akan kembali bergeliat, terutama dengan adanya perhelatan MotoGP.

"Ke depan, menjadi tanggung jawab ITDC sebagai Pemilik Mandalika dan Pemprov NTB untuk tetap merawat dan mengembangkan kawasan Mandalika sebagai sirkuit dunia dan pariwisata dunia," kata Febry.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas