Tribun

Amien Rais Kritik Jokowi dan Luhut, Stafsus Mensesneg: Seharusnya Argumen Lebih Rasional Lagi

Staf Khusus Mensesneg Faldo Maldini merespons kritik dari Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais tentang pemerintahan Presiden Jokowi

Penulis: Galuh Widya Wardani
Editor: Daryono
zoom-in Amien Rais Kritik Jokowi dan Luhut, Stafsus Mensesneg: Seharusnya Argumen Lebih Rasional Lagi
KOMPAS.com Kristianto Purnomo / Biro Pers Istana Kepresidenan Agus Suparto
Amien Rais dan Jokowi - Staf Khusus Mensesneg Faldo Maldini merespons kritik dari Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais tentang pemerintahan Presiden Jokowi 

TRIBUNNEWS.COM - Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini merespons kritik dari Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais tentang pemerintahan Presiden Joko Widodo, yang dilontarkan beberapa waktu lalu.

Faldo berharap argumen yang dilontarkan Amien Rais dapat lebih rasional dan tidak mengarah pada sentimentil personal.

Apalagi Amien Rais merupakan alumnus Program Doktor Ilmu Politik Universitas Chicago.

Tentu pemikirannya dalam mengoreksi pemerintahan sangat diharapkan.

"Beliau kan dari dulu oposisi, semoga beliau selalu istiqomah."

"Semua presiden tahu betapa tajamnya pernyataan Pak Amien."

Baca juga: Waketum PKB Sebut Pernyataan Amien Rais Bernada Provokatif, Ingatkan Peribahasa Mulutmu Harimaumu

Baca juga: Amien Rais Tuding Pemerintah Jokowi Idap Sindrom Megalomania, Ini Tanggapan Ketua DPP Golkar

"Terkait isi kontennya saya kira sama seperti isu yang heboh dari media sosial lainnya, tidak ada yang baru."

"Beliau kan alumnus Program Doktor Ilmu Politik Universitas Chicago."

"Tentunya kita butuh pemikirannya bukan sekedar gosip politik belaka dan silakan berpendapat publik sudah paham yang mana yang sentimen personal dan mana yang argumen rasional," terang Faldo dikutip dari tayangan Kompas Tv, Senin(5/4/2022).

Pernyataan Amien Rais

Amien Rais menyebut masa pemerintahan Presiden Jokowi termasuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, harus berakhir pada Oktober 2024.

"Duet Jokowi-Luhut yang saat ini menjadi simbol dan substansi rezim berkuasa, sesungguhnya harus berakhir pada Oktober 2024."

"Tidak boleh lagi dua oknum ini menggerakkan berbagai cara, tekad ala Orde Baru itu," kata Amien melalui chanel YouTube miliknya pada Sabtu (2/4/2022).

Baca juga: Respons Menohok Jubir Luhut kepada Amien Rais yang Tuding Pemerintah Jokowi Idap Sindrom Megalomania

Menurut Amien, rezim Orde Baru terbiasa menggunakan banyak cara untuk menekan hingga membodohi rakyat hanya demi tujuan politik belaka.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas