Tribun

Marak Kekerasan Seksual Dilakukan Orang Tua Sendiri, KemenPPPA Ingatkan Peran Pengasuhan Ayah

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyayangkan terjadinya kasus kekerasan seksual.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Marak Kekerasan Seksual Dilakukan Orang Tua Sendiri, KemenPPPA Ingatkan Peran Pengasuhan Ayah
ist
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA, Agustina Erni 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyayangkan terjadinya kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah, baik ayah kandung maupun ayah tiri terhadap anaknya di beberapa daerah di Indonesia.

Menurut Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA, Agustina Erni, ayah berperan besar dalam pengasuhan.

"Kami turut prihatin atas maraknya kasus kekerasan seksual, terlebih yang dilakukan oleh orang terdekat korban, seperti ayahnya sendiri. Hal ini menggambarkan masih terjadinya pengasuhan yang tidak layak kepada anak. Padahal, orang tua baik ayah, ibu, keluarga, atau wali bertanggung jawab untuk menerapkan pengasuhan berbasis hak anak," ujar Erni melalui keterangan tertulis, Senin (16/5/2022).

 
Menurut Erni, pandemi Covid-19 sampai saat ini masih menyebabkan rendahnya resiliensi keluarga dalam menghadapi perubahan. 

Orang tua atau keluarga tidak siap dalam mengasuh, mendidik, dan mendampingi anak di rumah yang mengakibatkan mudah stres dan emosi. 

"Hal ini mengakibatkan perubahan tingkah laku dalam proses pengasuhan melalui penegasan disiplin terhadap anak dengan cara membentak, berteriak, memukul, dan memarahi, bahkan ironisnya ada yang memerkosa anaknya sendiri," kata Erni.

Berdasarkan data Profil Anak Usia Dini Tahun 2021, 4 dari 100 anak usia dini pernah mendapatkan pengasuhan tidak layak. 

Selain itu, data Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) Tahun 2021 mencatat 3 dari 10 anak laki-laki usia 13-17 tahun pernah mengalami kekerasan dalam bentuk apapun sepanjang hidupnya, begitu pula 4 dari 10 anak perempuan usia 13-17 tahun.

Baca juga: Nadiem: Permendikbudristek Pencegahan Kekerasan Seksual Kedepankan Perspektif Korban

Erni berharap orang tua memiliki kesiapan pengasuhan yang benar agar mampu menghasilkan anak yang kuat dan tangguh di masa selanjutnya.

Dirinya menilai, ayah memiliki peranan yang sangat besar sejak kelahiran anak. 

"Akan lebih baik jika kedua peran ini dapat dimaksimalkan untuk bekerja sama mengasuh anak secara seimbang. Anak membutuhkan kehadiran keduanya dalam pengasuhan dan perkembangannya," pungkas Erni.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas