Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Anggota DPRD Jawa Barat Sebut Lahan Pertanian Kopi di Jabar Masih Kurang

Bambang Mujiarto mengatakan lahan pertanian kopi yang ada di wilayah Jabar masih kurang daripada wilayah lainnya yang ada di Indonesia.

Editor: Adi Suhendi
zoom-in Anggota DPRD Jawa Barat Sebut Lahan Pertanian Kopi di Jabar Masih Kurang
Tribunnews.com/ Mario Christian Sumampow
Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Bambang Mujiarto usai sambangi Stand Kopi Jawa Barat di Festival Kopi Tanah Air yang diadakan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (29/5/2022). 

Laporan Watawan Tribunnews.com, Mario Christian Sumampow

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat (Jabar) Bambang Mujiarto mengatakan lahan pertanian kopi yang ada di wilayah Jabar masih kurang daripada wilayah lainnya yang ada di Indonesia.

"Kalau menurut data yang disampaikan itu, baik dari kementerian maupun dari dinas di daerah, kami masih kekurangan lahan, produksinya masih sangat rendah. Maka, inilah yang menjadi PR," kata Bambang kepada Tribunnews.com saat ditemui di Festival Kopi Tanah Air 2002 yang digelar di Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (29/5/2022).

Sehingga, untuk menyelesaikan PR ini menurut Bambang secara regulasi tentu kebijakan pemerintah daerah sangat pentingg dalam perkembangan hidup dan matinya pegiat kopi.

"Maka, yang akan kami lakukan adalah tetap mendorong bagaimana kebijakan pemerintah tingkat provinsi Jabar ini lebih pro lagi terhadap petani kopi, pegiat kopi, dan juga penikmat kopinya," kata Bambang.

Ia ujga mengungkapkan Jabar harus punya ruang-ruang tersendiri, minimal harus punya road map yang berkaitan dengan kopi sehingga Jabar tidak kalah dari daerah-daerah lainnya.

Baca juga: Tutup Acara Festival Kopi, Djarot Minta Pengunjung Tetap Mencintai Indonesia

Bagi Bambang, potensi kopi di wilayah Jabar sebenarnya tinggi, tetapi hal tersebut terhalang dengan kurangnya lahan pertanian.

Berita Rekomendasi

Padahal permintan akan kopi terus meningkat setiap tahunnya.

"Sekarang itu anak-anak muda atau milenial sudah merasakan nikmatnya kopi, maka perluasan lahan menjadi kebutuhan utama guna pemenuhan permintaan kopi, baik dari dalam maupun luar negeri," jelasnya.

Baca juga: Mengenal Sirup Batu Mandi, Minuman Khas Kalimantan Selatan Perpaduan Rasa Kopi dan Buah-buahan

Sebagai informasi, Festival Kopi Tanah Air merupakan rangkaian penutup HUT ke-49 PDI Perjuangan yang bertajuk 'Festival Kopi Kebangkitan Nasionalisme Indonesia'.

Acara tersebut diselenggarakan selama tiga hari dari 27 sampai dengan 29 Mei, di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas