Tribun

Survei Charta Politika: Kinerja Pemerintah Pusat Terbilang Memuaskan

Lembaga survei Charta Politika menyebut, kinerja pemerintah pusat terbilang cukup memuaskan publik dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Survei Charta Politika: Kinerja Pemerintah Pusat Terbilang Memuaskan
Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya saat menyampaikan hasil surveinya terkait respons publik soal adanya isu rencana penundaan pemilu yang disampaikan secara daring, Senin (13/6/2022). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga survei Charta Politika menyebut, kinerja pemerintah pusat terbilang cukup memuaskan publik dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.

Di mana dalam survei bertajuk 'Membaca Situasi Politik dan Konstelasi Elektoral pasca Rakernas Projo' itu, didapati hasil 68,4 persen responden menyatakan puas dengan kinerja pemerintah pusat.

"Sedangkan yang menyatakan kurang puas dan tidak puas sama sekali ini 30,0 persen, angka ini bisa dikatakan kalau menggunakan di raport biru raport merah selama di atas 60 persen saya pikir ini masih bisa dikatakan ini angka yang cukup baik," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya saat menyampaikan hasil surveinya secara daring, Senin (13/6/2022).

Adapun dari hasil tersebut, Yunarto mengatakan, ada beberapa wilayah yang memiliki kecenderungan memilih kinerja pemerintah Jokowi-Maruf dalam kategori puas.

Daerah yang di maksud yakni, Jawa Tengah DIY dengan perolehan 75 persen, kedua Bali, NTB dan NTT dengan perolehan angka 78,3 persen.

Baca juga: Survei Charta Politika: 63,1 Persen Publik Setuju Presiden Jokowi Reshuffle Menteri di Kabinet

"Cukup tinggi hipotesanya karena mungkin geliat pariwisata yang mungkin bangkit kembali," kata Yunarto.

Serta yang terakhir dalam hasil survei Charta Politika yakni Jawa Timur dengan perolehan angka 70 persen.

Dari hasil tersebut, Yunarto menyimpulkan kalau ketiganya merupakan basis pemilih Jokowi-Maruf saat Pemilu 2019.

Ia mengatakan, ada keterkaitan antara rasa dukungan dengan tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah saat ini.

"Biasanya kecenderungan orangnyang sudah memberikan dukungan terhadap pemerintah saat pemilu itu cenderung lebih mudah merasa puas," ucap Yunarto.

Baca juga: Simulasi 10 Nama Capres dari Charta Politika, Siapa Sosok yang Dipilih Mayorita Pemilih PDIP?

Sedangkan untuk beberapa wilayah yang bukan dari pemenangan Jokowi-Maruf seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi tingkat kepuasannya rendah.

Kendati demikian, jika melihat tren survei kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah dalam dua bulan belakangan ini kata dia mengalami kenaikan tajam.

Baca juga: Survei Charta Politika: Mayoritas Publik Tak Setuju Pemilu 2024 Ditunda

"Kalau kita lihat dari survei terakhir bulan April hanya selisih 1,5 bulan sampai 2 bulan itu mengalami kenaikan dari 62,9 persen ke 68,4 persen jadi ada kenaikan d angka 6,5 persen," katanya.

Sebagai informasi, survei yang dilakukan Charta Politika ini dilakukan dalam rentang waktu 25 Mei- 2 Juni 2022 dengan melibatkan 1.200 sampel.

Adapun metode pengambilan surveinya dengan melakukan multistage random sampling serta melakukan proses wawancara tatap muka.

Dari hasil survei tersebut didapati margin of error sekitar kurang lebih 2,83 persen dengan menerapkan quality control terhadap 20 persen responden.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas