Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ketua DPR Puan Maharani: HAN 2022 Harus Jadi Momentum untuk Tingkatkan Kesejahteraan Anak

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar Hari Anak Nasional (HAN) diperingati sebagai pemenuhan hak anak akan menjadi jaminan bagi masa depan Indonesia

Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Ketua DPR Puan Maharani: HAN 2022 Harus Jadi Momentum untuk Tingkatkan Kesejahteraan Anak
DPR-RI
Ketua DPR RI Puan Maharani. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli dijadikan pengingat bagi semua pihak untuk memenuhi hak-hak anak.

Puan menilai pemenuhan hak anak akan menjadi jaminan bagi masa depan Indonesia.

“Hari Anak Nasional 2022 harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan anak,” kata Puan kepada wartawan, Jumat (22/7/2022).

Dia menegaskan negara harus memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan hak-haknya, mulai dari hak atas lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus anak.

“Karena pemenuhan hak anak menjadi pijakan masa depan bangsa, khususnya hak atas kesejahteraan mereka,” tuturnya.

Menurut Puan, konstitusi UUD 1945 telah mengatur pemberian perlindungan dan jaminan hak asasi manusia (HAM), termasuk hak memperoleh kesejahteraan bagi anak.

Berita Rekomendasi

Untuk merealisasikan hal tersebut, Puan menyebut DPR tengah menginisiasi Rancangan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA).

“RUU KIA digagas untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul yang akan membawa Indonesia semakin maju,” sebut Puan.

Lewat RUU KIA, dikatakan Puan, negara punya kewajiban memberikan penyelenggaraan kesejahteraan yang baik untuk ibu dan anak.

Dengan memberi kesejahteraan bagi ibu, kata Puan, maka Negara juga memastikan terciptanya kesejahteraan untuk anak sebagai generasi penerus.

Baca juga: Seknas PMP Sebut Safari Politik Puan Maharani ke Sejumlah Daerah Warisi Tradisi Bung Karno

“RUU KIA bertujuan untuk mewujudkan rasa aman serta tenteram bagi ibu dan anak. Termasuk meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak yang lebih baik untuk mencapai kesejahteraan lahir dan batin,” ujar mantan Menko PMK itu.

Lebih lanjut, Puan mengatakan RUU KIA akan menjamin upaya penghormatan, pemajuan, perlindungan dan pemenuhan hak bagi ibu dan anak. Kemudian juga untuk melindungi ibu dan anak dari tindakan kekerasan, penelantaran dan segala tindak diskriminatif serta pelanggaran HAM lainnya.

“Dengan RUU ini, DPR berharap sistem penyelenggaraan kesejahteraan anak akan lebih terarah, terpadu dan berkelanjutan dalam sistem kesejahteraan sosial nasional,” ujar Puan.

RUU KIA, dilanjutkan Puan, memungkinkan setiap anak Indonesia mendapat pendampingan dari keluarga.

Puan lantas menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas kesehatan yang terpadu bagi anak sejak ia masih berada dalam kandungan yang diatur dalam RUU KIA.

“Tentunya juga terkait hak mendapatkan ASI, hak mendapat sarana/prasarana penunjang di fasilitas umum seperti tempat bermain, hingga tempat penitipan anak di tempat kerja dan di lokasi penyedia layanan lainnya,” paparnya.

Baca juga: Direktur IPO: Safari Politik Puan Maharani Bentuk Persiapan Sebagai Capres 2024

Dengan tema HAN 2022 ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’, dia mengajak masyarakat untuk selalu memberikan perlindungan kepada anak, salah satunya lewat dukungan terhadap RUU KIA yang sudah menjadi RUU Inisiatif DPR.

“Kita harus jaga sebaik-baiknya anak-anak yang akan menjadi generasi emas bangsa. Generasi unggul, Indonesia pun akan semakin unggul,” pungkas Puan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas