Tribun

Kemenag Targetkan Kurikulum Merdeka Diterapkan di Seluruh Madrasah Tahun Depan

Plt Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Abu Rokhmad menargetkan Kurikulum Merdeka bakal diterapkan di seluruh madrasah pada tahun depan.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Anita K Wardhani
zoom-in Kemenag Targetkan Kurikulum Merdeka Diterapkan di Seluruh Madrasah Tahun Depan
ist
Ilustrasi siswa Madrasah belajar.Plt Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Abu Rokhmad menargetkan Kurikulum Merdeka bakal diterapkan di seluruh madrasah pada tahun depan. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Plt Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Abu Rokhmad menargetkan Kurikulum Merdeka bakal diterapkan di seluruh madrasah pada tahun depan.

Dirinya mengatakan seluruh guru madrasah akan mendapatkan pelatihan mengatakan Kurikulum Merdeka.

“Penerapan Kurikulum Merdeka pada madrasah masih berupa piloting dan belum semua menerapkan kurikulum, target tahun depan akan diimplementasikan di seluruh madrasah. Maka seluruh guru madrasah harus terlatih,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (18/8/2022).

Baca juga: Kementerian Agama Susun Silabus Kurikulum Merdeka untuk Madrasah

Menurutnya, setiap kebijakan baru mengenai pendidikan atau kurikulum, harus dimaknai sebagai ikhtiar memajukan pendidikan nasional.

Mengelola pendidikan, kata Abu, membutuhkan kreasi inovasi tiada henti dari seluruh pemangku kepentingan.

EDUKASI PROMOSI KESEHATAN JELANG PTM - PMI Kota Tangerang, mengadakan penyuluhan edukasi promosi kesehatan di Madrasah Ibtidaiyah Darul Hikmah, Karawaci, Kota Tangerang, Senin (6/9/2021). Kegiatan ini sebagai pembekalan kepada para siswa sehingga mereka mengikuti pendidikan jelang dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (PTM). WARTA KOTA/NUR ICHSAN
EDUKASI PROMOSI KESEHATAN JELANG PTM - PMI Kota Tangerang, mengadakan penyuluhan edukasi promosi kesehatan di Madrasah Ibtidaiyah Darul Hikmah, Karawaci, Kota Tangerang, Senin (6/9/2021). Kegiatan ini sebagai pembekalan kepada para siswa sehingga mereka mengikuti pendidikan jelang dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (PTM). WARTA KOTA/NUR ICHSAN (WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN)

Abu menilai Kurikulum Merdeka merupakan ikhtiar menyempurnakan kurikulum sebelumnya.

"Kurikulum ini diciptakan berdasarkan perkembangan-perkembangan ilmu pengetahuan dan juga perkembangan sosial masyarakat yang memang tumbuh dengan sangat cepat,” jelasnya.

“Oleh karena itu, bapak ibu guru yang berada di garda paling depan dalam melaksanakan proses pendidikan dan berhadapan langsung dengan masyarakat, harus terus belajar,” tambah Abu.

Pengelola madrasah, kata Abu, harus melakukan modifikasi dan inovasi yang berkaitan dengan aspek sekolah dengan ciri khas keagamaan.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas