5 Jenderal yang Teken Putusan Ferdy Sambo Dipecat, Ini Profilnya, Ada Ahmad Dofiri hingga Agung Budi
Profil lima jenderal yang teken keputusan Ferdy Sambo dipecat. Ada Ahmad Dofiri, Agung Budi Maryoto, hingga Yazid Fanani.
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Daryono

Saat menjabat sebagai Dirtipidter Bareskrim Polri, ia pernah menangani kasus pelanggaran terhadap budidaya dan ekspor benih lobster.
Penyidik dari Dirtipidter berhasil mengamankan Kusmianto alias Lim Swie King,
Selain kasus benih lobster, Irjen Syahardiantono juga pernah menangani kasus Bahar bin Smith pada 2018 ketika ia menjabat sebagai Kabagpenum Divisi Humas Polri.
4. Profil Irjen Rudolf Alberth Rodja

Irjen Rudolf Alberth Rodja merupakan putra daerah Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia lahir di Ende pada 30 Mei 1966, sebagaimana diberitakan Pos-Kupang.com.
Irjen Rudolf Alberth Rodja adalah lulusan Akpol 1988 dan memiliki pengalaman dalam bidang Brimob.
Sebelum menjadi Analis Kebijakan Utama bidang Sabhara Baharkam Polri, Irjen Rudolf Alberth Rodja menempati jabatan sebagai Kapolda Papua.
Irjen Rudolf Alberth Rodja diketahui pernah menjabat sebagai Kapolres Tabanan di tahun 2006 dan Kapolres Buleleng pada 2008.
Setelahnya, ia dimutasi dan ditunjuk menjadi Wadir Samapta Polda Lampung pada 2009.
Hanya setahun di Lampung, ia kemudian menduduki jabatan sebagai Widyaiswara Muda Sespim Polri.
Selain itu, Irjen Rudolf Alberth Rodja juga pernah menjadi Analis Kebijakan Madya bidang Brimob Korbrimob Polri pada 2012.
Di tahun 2013, ia menjabat Wakapolda Sulawesi Tengah dan setahun setelahnya ia menjadi Wakapolda Papua.
Kemudian, Irjen Rudolf Alberth Rodja dimutasi dan ditunjuk menjadi Karoprovos Divpropam Polri tahun 2016.
Setelahnya, ia menjabat sebagai Kapolda Papua Barat pada 2017.
Lalu, menjadi Kapolda Papua pada 2019 dan digantikan Paulus Waterpauw ketika dirinya ditarik ke Baharkam Polri di tahun yang sama.
5. Profil Irjen Yazid Fanani

Sama seperti Rudolf Alberth Rodja, Irjen Yazid Fanani juga merupakan lulusan Akpol 1988.
Ia lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 29 Aprl 1965.
Dikutip dari situs resmi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Irjen Yazid Fanani memiliki seorang istri yang juga anggota Polri, yaitu Kombes Pol Rinny Wowor.
Irjen Yazid Fanani yang berpengalaman di bidang reserse, mengawali kariernya sebagai Danton Taruna Akpol pada 1989.
Ia pernah mnjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat pada 2010.
Lalu, di tahun 2011 ia mengemban jabatan sebagai Pamen Polda Metro Jaya.
Ia juga pernah menjadi Analis Kebijakan Madya bidang Pideksus Bareskrim Polri.
Pada 2012, Irjen Yazid Fanani mengemban jabatan sebagai Koorspripim Polri.
Satu tahun kemudian, Irjen Yazid Fanani ditunjuk menjadi Karorenmin Bareskrim Polri.
Setelahnya, ia pernah menduduki sejumlah jabatan, mulai Dirtipidter Bareskrim Polri, Kapolda Jambi, dan yang terakhir Kapolda Kalimantan Selatan.
Sejak 1 Mei 2020, ia menjabat sebagai Kepala STIK Lemdikpol.
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Malvyandie/Daryono/Sri Juliati, TribunnewsWiki.com/Anindya, Kompas.com/Tsarina Maharani, Pos-Kupang.com/Frans Krowin)