Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengenal Apa Itu Resesi Ekonomi, Ini Penyebab hingga Dampaknya

Mengenal Resesi Ekonomi, menunjukkan kondisi perekonomian suatu negara sedang memburuk. Berikut faktor dan dampak terjadinya Resesi Ekonomi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Enggar Kusuma Wardani
Editor: Daryono
zoom-in Mengenal Apa Itu Resesi Ekonomi, Ini Penyebab hingga Dampaknya
freepik
Mengenal apa itu Resesi Ekonomi yang terjadi pada sejumlah negara di Dunia. Simak faktor dan dampak terjadinya Resesi Ekonomi. 

Secara langsung, deflasi akan berdampak pada pemilik usaha, baik penyedia barang mupun jasa.

Ketika individu dan unit bisnis kemudian berhenti mengeluarkan uang hal ini kemudian akan berdampak pada rusaknya ekonomi.

Baca juga: Penyebab Resesi: Terlalu Banyak Inflasi hingga Utang yang Berlebihan

3. Gelembung Aset

Ilustrasi aset kripto
Ilustrasi aset kripto (IST)

Gelembung Aset merupakan satu faktor penyebab terjadinya resesi.

Hal tersebut terjadi ketika banyak investor yang panik dan segera menjual sahamnya atau sering disebut sebagai 'kegembiraan irasional'.

Kegembiraan ini menggembungkan pasar saham dan real estate.

Hingga akhirnya gelembung tersebut pecah dan terjadilah panic selling yang dapat menghancurkan pasar dan kemudian menjadi penyebab resesi.

Rekomendasi Untuk Anda

4. Guncangan Ekonomi yang Mendadak

Guncangan ekonomi yang mendadak dapat memicu resesi serta berbagai masalah ekonomi yang serius.

Mulai dari tumpukan hutang baik secara individu maupun perusahaan.

Banyak utang yang dimiliki kemudian otomatis membuat biaya pelunasannya juga meninggi.

Biaya dalam melunasi hutang tersebut lama-lama akan meningkat ke titik dimana mereka tidak dapat melunasinya lagi.

Baca juga: Sri Mulyani Ungkap Ekonomi Global Kian Dekati Jurang Resesi, Ini Indikasinya

5. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)

Berkembangnya teknologi juga menyumbang faktor terjadinya resesi.

Sebagai contoh pada abad ke-19, terjadi gelombang peningkatan teknologi hemat tenaga kerja.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas