Tribun

Profil Tokoh

SOSOK Ade Irma Suryani, Putri Jenderal AH Nasution, Korban Penembakan G30S

Sosok Ade Irma Suryani, putri Jenderal AH Nasution. Ade Irma menjadi korban penembakan G30S pada tanggal 1 Oktober 1965 di pagi buta.

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in SOSOK Ade Irma Suryani, Putri Jenderal AH Nasution, Korban Penembakan G30S
KOMPAS.COM/Wienda Putri Novianty
Foto Ade Irma Suryani Nasution di Museum DR A.H. Nasution, Jakarta, Selasa (26/9/2017) 

Karena panik, Mardiah salah membuka pintu dan diberondong tembakan pasukan Cakrabirawa.

Peluru tersebut mengenai punggung Ade Irma Suryani.

Johana Sunarti Nasution langsung menutup pintu dan menggendong Ade Irma Suryani yang bersimbah darah.

Sementara Jenderal AH Nasution berhasil menyelamatkan diri dengan memanjat tembok belakang dan menyelamatkan diri ke Kedutaan Irak yang berada di sebelah kediamannya.

Ade Irma Suryani meninggal pada 6 Oktober 1965 di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Untuk mengenangnya, di depan nisan Ade Irma Suryani tertulis kata-kata dari Jenderal AH Nasution, "Anak saya yang tercinta, engkau telah mendahului gugur sebagai perisai ayahmu."

Nama Ade Irma Suryani diabadikan sebagai nama jalan, sekolah Taman Kanak-kanan, hingga taman kota di sejumlah wilayah Indonesia.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)(TribunJogja/Noristera Pawestri, Rina Eviana)(TribunnewsWiki/Ahmad Nur Rosikin)

Artikel lain terkait G30S

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas