Tribun

Bursa Capres

PPP Usung Erick Thohir, Begini Analisa Pengamat

Leo Agustino sebut karakter kepemimpinan solidarity maker dan teknokrasi saja tak cukup untuk memenangkan pilpres 2024

Penulis: Erik S
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in PPP Usung Erick Thohir, Begini Analisa Pengamat
Bambang Ismoyo/Triunnews.com
Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sekaligus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Erik Sinaga 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Awal pekan ini Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melontarkan sinyal mengusung Erick Thohir di Pilpres 2024, baik sebagai capres maupun cawapres.

Dukungan mengusung Menteri Erick ini langsung disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani. 

Leo Agustino, pengamat Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang menilai banyak faktor yang membuat Menteri Erick saat ini diminati banyak partai politik maju di Pilpres 2024 baik itu sebagai capres maupun cawapres.

Lanjut Agustino, peluang Menteri Erick untuk masuk menjadi kandidat capres di 2024 mendatang dinilai masih banyak menemui tantangan.

Sebab elektabilitas Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan saat ini unggul jauh diatas Menteri Erick.

"Bahkan Gerindra sudah jelas mencalonkan Prabowo dan Nasdem menyatakan secara resmi mengusung Anies capres 2024. Posisi paling ideal bagi pak Erick emang cawapres. Saat ini beberapa lembaga survei politik juga sudah mulai memasangkan kandidat capres dengan cawapres," terang Agustino dalam keterangannya, Rabu (2/11/2022).

Baca juga: Jokowi dan Erick Thohir Masuk Daftar 500 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia

Lanjut Agustino, karena pileg dan pilpres di tahun 2024 berbeda dengan yang sebelumnya, maka saat ini semua parpol tengah menghitung kemungkinan mereka akan memenangkan kontestasi.

Salah satu penentu parpol memenangkan kontestasi pileg adalah dapat mengusung capres dan cawapres yang tepat.

"Pemilihan posisi cawapres juga sangat vital bagi parpol untuk dapat memenangkan pemilu mendatang. Tentunya parpol akan memilih kandidat cawapres dari figur yang elektabilitas tinggi, kinerja yang baik dengan kemampuan dan memiliki visi untuk membawa Indonesia lebih maju lagi. Semua itu ada di sosok Menteri Erick,"kata Agustino.

Ganjar dan Prabowo dinilai Agustino memiliki karakter kepemimpinan solidarity maker (dapat merangkul banyak pihak). Sedangkan Anies memiliki karakter teknokrasi.

Karakter kepemimpinan solidarity maker dan teknokrasi saja tak cukup untuk memenangkan pilpres 2024.

Pemimpin Indonesia mendatang juga harus memiliki kemampuan berkomunikasi dengan dunia internasional.

Terlebih lagi adanya ancaman resesi ekonomi global di tahun 2023. Sehingga pemimpin Indonesia nantinya memiliki jaringan bisnis dan mengetahui seluk beluk perdagangan internasional.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas