Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat Prediksi Jokowi akan Reshuffle Menteri dari NasDem

Agung Baskoro melihat ada tiga realitas imbas ketidakhadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada HUT  NasDem kemarin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Naufal Lanten
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Pengamat Prediksi Jokowi akan Reshuffle Menteri dari NasDem
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) acara HUT ke-8 Partai Perindro di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, (7/11/2022). 

"Sampai hari ini saya katakan, kita tetap menunjukkan upaya-upaya kita berikan dukungan yang sepenuhnya untuk keberhasilan jalannya roda administrasi pemerintahan kepemimpinan Presiden Jokowi sampai akhir masa jabatan beliau," ujar Surya Paloh.

Paloh juga meyakinkan bahwa NasDem menjadi pihak terdepan dalam memberikan dukungan untuk berjalannya roda administrasi pemerintahan Presiden Jokowi.

Namun, menurutnya, partai yang eksis bukan hanya sekadar partai yang berada dalam koalisi pemerintahan.

"Ini perlu saya tegaskan, bukan berarti karena kita calonkan Bung Anies Baswedan hubungan kita harus retak, hubungan kita harus berpisah," jelas Paloh.

"Ini yang diperlukan negara ini hari ini adalah bagaimana spirit kita untuk kembangkan spirit rasa kebersamaan dengan seluruh potensi yang ada di negeri ini. Partai politik yang ada dan eksis itu bukan hanya harus kerja sama dengan partai koalisi pemerintahan," tegasnya.

Adapun mengenai keputusan partainya mengusung Anies pada Pilpres 2024 mendatang, menurut Paloh hal itu semata-mata didasari spirit ingin melanjutkan pembangunan yang sudah digalakkan Presiden Jokowi.

"Sampai hari ini NasDem memberikan keyakinan menempatkan capres Anies Baswedan adalah dalam rangka upaya melanjutkan upaya-upaya pembangunan yang sedang berjalan. Keberhasilan yang telah dicapai. Jadi kalau ini diputar sedemikian rupa, dinyatakan ada upaya sistemik untuk jegal jalannya pembangunan di bawah kepemimpinan Jokowi, saya pikir yang paling siap hadapi kelompok itu adalah NasDem," tegas Paloh.

Rekomendasi Untuk Anda

Paloh berharap pernyataannya itu memberi kejelasan bahwa NasDem masih satu barisan koalisi bersama pemerintah.

"Itu tekad kita. Bukan hanya lip service untuk kepentingan pragmatis, tidak. Kita punya pride (kebangsaan). Kita punya keyakinan diri kita. Sekarang terserah. Bola ini ada di tangan presiden Jokowi," urai Paloh.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas