Tribun

Muktamar Muhammadiyah

Hadiri Muktamar ke-48 Muhammadiyah, Puan Maharani: Terus Rawat dan Majukan Indonesia

Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Peresmian Pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah-Aisyiyah yang digelar di Solo, Jawa Tengah.

Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Hadiri Muktamar ke-48 Muhammadiyah, Puan Maharani: Terus Rawat dan Majukan Indonesia
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Muhammadiyah telah berpartisipasi aktif dan bergotong royong bersama komponen bangsa lain untuk mendirikan, merawat dan memajukan Indonesia. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Peresmian Pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah-Aisyiyah yang digelar di Solo, Jawa Tengah.

Sebagai satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah diharapkan untuk terus berpartisipasi membantu membangun bangsa.

Muktamar digelar bersamaan dengan memperingati Milad Muhammadiyah yang jatuh pada tanggal 18 November.

Menuju lokasi Muktamar di Stadion Manahan, Sabtu (19/11/2022), Puan satu mobil bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Dalam acara ini, Puan duduk berdampingan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ibu Negara Iriana, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketum PP Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini.

Baca juga: Isi Lengkap Pidato Jokowi di Pembukaan Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah 2022 di Solo

Bersama Presiden Jokowi dan sejumlah menteri, Puan pun mendampingi presiden membunyikan sirene tanda pembukaan Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah.

“Selamat Milad ke-110 Muhammadiyah. Teruslah memajukan Indonesia, serta ikut mencerahkan semesta, menjaga jati diri bangsa, Indonesia yang berketuhanan dan berkebudayaan,” kata Puan.

Menurut Puan semangat pengabdian membuat Muhammadiyah terus bertahan dan berkembang.

Baca juga: Pernyataan Jokowi di Muktamar Muhammadiyah, Singgung Perang di Ukraina hingga Dukung UMKM Naik Kelas

Dia mengatakan, Muhammadiyah telah berpartisipasi aktif dan bergotong royong bersama komponen bangsa lain untuk mendirikan, merawat dan memajukan Indonesia.

“Kita patut mencontoh teladan Muhammadiyah dalam berdakwah yang dibarengi dengan tindakan amal nyata bagi masyarakat,” ucap mantan Menko PMK itu.

Puan menyebut, Muhammadiyah mendirikan ratusan rumah sakit dan klinik untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Baca juga: Jokowi Ucap Terima Kasih kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah Bantu Tangani Pandemi Covid-19

Muhammadiyah juga mendirikan ribuan sekolah sejak pendidikan dasar hingga perguruan tinggi dalam rangka mencerdaskan bangsa.

“Demi mensejahterakan masyarakat dan umat, Muhammadiyah mendirikan dan mengelola ribuan panti asuhan dan amal sosial lain serta amal usaha,” ujat Puan.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas