Tribun

Gempa Berpusat di Cianjur

BNPB Catat 7.729 Orang Luka H+5 Gempa Bumi Magnitudo 5.6 Cianjur

BNPB mencatat hingga kini ada 7.729 orang luka-luka pascagempa bumi magnitudo 5.6 yang di terjadi di Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Theresia Felisiani
zoom-in BNPB Catat 7.729 Orang Luka H+5 Gempa Bumi Magnitudo 5.6 Cianjur
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dari Menzikon/CRK Pusziad sejumlah 50 personel telah diterjunkan langsung ke lokasi bencana gempa bumi di beberapa lokasi Kab. Cianjur. BNPB mencatat hingga kini ada 7.729 orang luka-luka pascagempa bumi magnitudo 5.6 yang di terjadi di Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Dony Siswanto memimpin langsung evakuasi korban gempa bumi masyarakat Desa Mangunkerta Kec. Cugenang Kab. Cianjur Jawa Barat. Pada Jumat (25/11/2022) pasukan Menzikon/CRK Pusziad berhasil mengevakuasi 2 korban longsor akibat gempa bumi di Desa Mangunkerta Kec. Cigenang Kab. Cianjur Jawa Barat. Pasukan Menzikon Pusziad terus berupaya mencari dan menemukan korban yang diduga masih tertimbun oleh puing-puing dan tanah longsor akibat gempa bumi di daerah Kab. Cianjur Jawa Barat, dengan bantuan Alat berat Excavator PC70 dan di bantu oleh personil dari BASARNAS. //PUSPEN TNI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga kini ada 7.729 orang luka-luka pascagempa bumi magnitudo 5.6 yang di terjadi di Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).

Dari 7.729 korban luka-luka, 318 orang di antaranya meninggal dunia.

"Untuk total korban luka dari awal kejadian hari Senin (hingga hari ini mencapai) 7.729. Dengan rincian luka berat 595, luka ringan 7.134," ucap Deputi 3 Tanggap Darurat BNPB Mayor Jenderal Fajar Setiawan saat jumpa pers daring, Sabtu (26/11/2022).

Fajar menyebutkan korban luka berat hingga kini yang masih dirawat ada sebanyak 108 orang. 

Sementara, korban luka ringan lainnya yang telah dinyatakan sembuh telah kembali ke kediaman masing-masing.

"Adapun untuk korban luka berat yang saat sekarang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 108 orang. Untuk yang dinyatakan korban luka ringan sudah tertangkap dan sudah tertangani mereka kembali ke rumah masing-masing," sebutnya.

BNPB juga melaporkan 73.693 orang mengungsi sejak hari pertama hingga hari kelima (H+5). 

Gempa yang terjadi pada Senin (21/11/2022) itu menyebabkan sebanyak 58.049 rumah yang rusak.

"Adapun warga yang mengungsi per hari ini akumulasi dari hari pertama 73.693 orang," ujar Fajar.

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dari Menzikon/CRK Pusziad sejumlah 50 personel telah diterjunkan langsung ke lokasi bencana gempa bumi di beberapa lokasi Kab. Cianjur

Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Dony Siswanto memimpin langsung evakuasi korban gempa bumi masyarakat Desa Mangunkerta Kec. Cugenang Kab. Cianjur Jawa Barat. 

Pada Jumat (25/11/2022) pasukan Menzikon/CRK Pusziad berhasil mengevakuasi 2 korban longsor akibat gempa bumi di Desa Mangunkerta Kec. Cigenang Kab. Cianjur Jawa Barat.

Pasukan Menzikon Pusziad terus berupaya mencari dan menemukan korban yang diduga masih tertimbun oleh puing-puing dan tanah longsor akibat gempa bumi di daerah Kab. Cianjur Jawa Barat, dengan bantuan Alat berat Excavator PC70 dan di bantu oleh personil dari BASARNAS. //PUSPEN TNI
TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dari Menzikon/CRK Pusziad sejumlah 50 personel telah diterjunkan langsung ke lokasi bencana gempa bumi di beberapa lokasi Kab. Cianjur Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Dony Siswanto memimpin langsung evakuasi korban gempa bumi masyarakat Desa Mangunkerta Kec. Cugenang Kab. Cianjur Jawa Barat. Pada Jumat (25/11/2022) pasukan Menzikon/CRK Pusziad berhasil mengevakuasi 2 korban longsor akibat gempa bumi di Desa Mangunkerta Kec. Cigenang Kab. Cianjur Jawa Barat. Pasukan Menzikon Pusziad terus berupaya mencari dan menemukan korban yang diduga masih tertimbun oleh puing-puing dan tanah longsor akibat gempa bumi di daerah Kab. Cianjur Jawa Barat, dengan bantuan Alat berat Excavator PC70 dan di bantu oleh personil dari BASARNAS. //PUSPEN TNI (TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI)

Sebelumnya, Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Polri Kombes Ahmad Fauzi mengatakan, Tim DVI Polri telah menerima 131 kantong jenazah.

Sebanyak 130 kantong berisi jenazah utuh dan satu kantong jenazah berisi body part atau bagian tubuh.

Hingga Rabu (23/11/2022), DVI Polri telah mengidentifikasi 123 jenazah. 

Jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga. 

Pada Kamis (24/11/2022) kemarin, Tim DVI mengidentifikasi lagi satu jenazah dengan nomor PM062022 Cianjur 117.

Nomor tersebut cocok dengan data antemortem nomor 63 yang teridentifikasi sebagai Nining, wanita 64 tahun, dengan alamat Sarampad, RT 01 RW 02, Kecamatan Cugenang, Cianjur

Dia teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan catatan medis.

"Untuk anak itu 59, sementara itu ada 65 jenazah berada dalam kategori dewasa. Sedangkan satu lagi baru kita identifikasi hari ini, dewasa. Jadi yang dewasa totalnya 66," ujar Ahmad, Kamis (24/11/2022).

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas