Tribun

Survei Nasional Charta Politika: Mayoritas Publik Optimis Perekonomian Indonesia di Tahun 2023

Survei Nasional Charta Politika Indonesia terbaru melaporkan bahwa mayoritas publik meyakini perekonomian Indonesia tahun depan akan baik-baik saja.

Penulis: Rahmat Fajar Nugraha
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Survei Nasional Charta Politika: Mayoritas Publik Optimis Perekonomian Indonesia di Tahun 2023
tangkap layar
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam paparannya secara daring, Selasa (29/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Rahmat W. Nugraha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Survei Nasional Charta Politika Indonesia terbaru melaporkan bahwa mayoritas publik meyakini perekonomian Indonesia tahun depan akan baik-baik saja.

Berdasarkan laporan Survei Nasional Charta Politika Indonesia terbaru sebanyak 67.4 persen responden meyakini optimisme Indonesia di tahun 2023.

Kemudian 28.0 respon menyatakan tidak yakin dan 4.6 persen tidak tahu atau menjawab.

“Tren kepuasan dan optimisme publik naik kita bisa sebut ini sebagai modal besar untuk pemerintah untuk terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Jadi berada di angka 67,4 persen,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam paparannya secara daring, Selasa (29/11/2022).

Kemudian dikatakan Yunarto trendnya optimisme ekonomi pun bisa dikatakan cukup baik setelah sempat berada di angka 71% bulan Juni.

Kemudian September turun ke 63% karena variabel penyesuaian harga BBM. Lalu kemudian naik kembali di angka 67%.

“Jadi sudah ada dua modal utama terutama di bidang ekonomi dikaitkan juga dengan tingkat kepuasan publik secara umum. Bagaimana tingkat kepuasan publik secara umum ini ternyata ditopang oleh kondisi ekonomi yang memang saat ini dikatakan cukup baik dan kemudian optimisme tahun depan ini juga cukup baik,” sambungnya.

Yunarto juga mengatakan meski begitu ada catatan kritis buat pemerintah adalah kepuasan publik ini biasanya dan persepsi itu sangat ditentukan oleh variabel harapan bertemu dengan realita. 

“Ketika berbicara optimisme harapan biasa besar artinya menjadi beban yang lebih berat menurut saya buat pemerintah. Membuktikan bahwa ada pencapaian yang baik dilakukan di tahun depan,” tambahnya.

Baca juga: Ada Ancaman Resesi, Pelaku Industri Properti Optimis Bisnis Akan Tumbuh Positif Pada 2023

Terlebih menurut Yunarto mengingat rata-rata ekonom termasuk Presiden Jokowi sendiri sudah mengatakan situasi tahun depan itu bukan situasi yang terjadi katakan akan stabil 

“Istilah resesi atau slow down of economic seringkali muncul dalam acara-acara terkait dengan narasi ekonomi di tahun depan,” tutupnya.

Adapun Survei Nasional Charta Politika terbaru ini dilakukan pada tanggal 4 sampai 12 November 2022 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Jumlah sampel sebanyak 1.220 responden yang tersebar di 34 Provinsi. 

Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (2.83%) pada tingkat kepercayaan 95%.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas