Tribun

Wakapolri Sebut Stabilitas Politik dan Keamanan Kunci Utama Indonesia Jadi Kekuatan Ekonomi Dunia

Wakapolri Komjen Gatot Edy Pramono mengatakan, stabilitas politik dan keamanan sebagai nilai pokok utama kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Wakapolri Sebut Stabilitas Politik dan Keamanan Kunci Utama Indonesia Jadi Kekuatan Ekonomi Dunia
Istimewa
Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Gatot Edy Pramono dalam Rapat Kerja Wilayah I dan Diskusi Publik Terkait Pemulihan Ekonomi dan Polarisasi Sosial di Perkotaan, yang digelar oleh DPW Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Provinsi DKI Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Gatot Edy Pramono mengatakan, stabilitas politik dan keamanan sebagai nilai pokok utama kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Gatot mengungkapkan hal tersebut berdasarkan prediksi Bank Dunia dan Price Waterhouse Coopers, di mana Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi besar di 2045.

Hal itu disampaikan Gatot saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Wilayah I dan Diskusi Publik 'Terkait Pemulihan Ekonomi dan Polarisasi Sosial di Perkotaan', yang digelar oleh DPW Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Provinsi DKI Jakarta.

"Syaratnya ada dua, yang pertama adanya stabilitas keamanan dan politik, kemudian yang kedua adalah adanya pertumbuhan ekonomi yang stabil," kata Gatot, Selasa (29/11/2022).

Terlebih, kata Gatot, Indonesia di tahun 2037, dapat keluar dari middle income trap, perihal pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan, meski prediksi tersebut datang sebelum pandemi Covid-19, tetapi angka pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukan optimisme.

Baca juga: Dukung Kebijakan Pemerintah, Wakapolri: Vaksinasi Booster Harus Terus Berlanjut

"Tetapi dengan melihat kondisi ekonomi kita saat ini, pertumbuhan ekonomi kita berada pada angka 5,72 persen, ini memberikan optimisme pada kita semua. Ini lah kita harus menjaganya," katanya.

Gatot jug menyampaikan bagaimana upaya menjaga pertumbuhan ekonomi seperti telah disampaikan oleh Presiden Jokowi di G20 kemarin.

Ia mengutip pesan Jokowi ihwal kerjasama antar negara untuk lepas dari jeratan krisis ekonomi pasca pandemi.

"Pak Presiden menyampaikan di antaranya adalah, kita harus bersama-sama dalam membentuk situasi dunia yang inklusif dari imbas pandemi," ujar Gatot.

"Ini merupakan cikal bakal alasan dibentuknya pandemic funds di G20, agar ini juga menjadi bentuk keseriusan tidak hanya dari negara tetapi kita semua dapat menghadapi krisis ekonomi pada pandemi di masa depan," lanjut Gatot.

Baca juga: Wakapolri Akan Jadi Pemimpin Sidang Banding Pelanggaran Kode Etik Ferdy Sambo 

Sementara itu, Ketua DPW Petanesia DKI Jakarta, Lutfi Hakim menyampaikan sinergitas petanesia dengan beberapa steakholder untuk bersama membangun negeri.

"Isu-isu besar yang masih menjadi tugas besar seperti misalnya penguatan ekonomi, polarisasi sosial yang ditandai dengan politik identitas ini hal mau tidak mau menjadi perhatian pengurus Petanesia terutama di Jakarta dan kota-kota besar lainnya," ucap Lutfi

Adapun dalam sidang komisi rekomendasi mencuat usulan untuk pembentukan Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di Organisasi dalam bidang ekonomi dan dalam bidang sosial politik.

Petanesia mengupayakan agar organisasi ini menjadi penggerak harmonisasi di wilayah Jakarta, menjaga kondisi tetap aman, sejuk dan damai menjelang tahun-tahun politik. Serta berusaha agar kader terbaik Petanesia Jakarta ikut dalam kontestasi Pilkada 2024 di DKI Jakarta.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas