Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Daftar Peralatan Canggih yang Dikerahkan TNI AL Cari Helikopter Polri yang Jatuh di Belitung

KRI Spica dan KRI Teluk Cirebon akan tiba di perairan Burung Mandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur sekitar pukul 10.00 WIB.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Gita Irawan
zoom-in Daftar Peralatan Canggih yang Dikerahkan TNI AL Cari Helikopter Polri yang Jatuh di Belitung
Pos Belitung/Disa Aryandi
Evakuasi Korban jatuh Helikopter NBO-106/P-1103 beridentitas Bripka Joko Mudo, Rabu (30/11/2022) dini hari di pelabuhan ASDP Manggar. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui jajarannya Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) mengerahkan empat alat canggih untuk membantu Search and Rescue (SAR) Helikopter NBO–105 dengan nomor registrasi P-1103 milik Polri yang jatuh di Perairan Buku Limau, Belitung Timur, Minggu (27/11/2022).

Pertama adalah Multibeam Ecosounder T50P yang digunakan untuk membaca kedalaman dan pendeteksian fitur-fitur bawah air.

Kedua, Conductivity Temperature Density (CTD) yang digunakan untuk koreksi sound velocity.

Ketiga, adalah magneto meter atau alat pendeteksi tingkat magnet.

Keempat, adalah Side Scan Sonar yang digunakan untuk pencitraan bawah air.

Selain alat deteksi bawah air, TNI AL juga mengerahkan kapal perang, yakni:

Rekomendasi Untuk Anda

- KRI Spica-934

- KRI Teluk Cirebon-543

- KRI Pulau Rangsang-727

- KRI Pulau Rengat-711

- KRI Karotang-872

- KRI Siwar-646,

- KAL Manau dari Lanal Babel.

Kemudiana ada pesawat udara (Pesud) CN-235 P-8305 dari Puspenerbal, 1 Tim Tanggap Darurat dari Pushidrosal, dan 12 personel Penyelam TNI AL.

Baca juga: Jenazah Kru Helikopter Aipda Joko Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan, Masih Pakai Seragam Lengkap

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas