Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Update Kasus Ismail Bolong: Diperiksa hingga Dini Hari di Bareskrim Polri, Hari Ini Pengacara Rilis

Ismail Bolong telah diperiksa oleh Bareskrim Polri, bahkan pemeriksaan dilakukan hingga dini hari sampai Rabu (7/12/2022).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Update Kasus Ismail Bolong: Diperiksa hingga Dini Hari di Bareskrim Polri, Hari Ini Pengacara Rilis
Kolase Tribunnews
Kolase foto Ismail Bolong, lambang Polri dan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto. Ismail Bolong diperiksa di Bareskrim Polri hingga dini hari Rabu (7/12/2022). Ismail Bolong sebelumnya mengatakan terkait suap tambang ilegal di Kalimantan Timur. Dugaan suap tambang ilegal tersebut menyeret nama Kabareskrim Polri, Irjen Pol Agus Andrianto. 

TRIBUNNEWS.COM - Ismail Bolong menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, hingga dini hari, Rabu (7/12/2022).

Hal itu juga dibenarkan oleh  Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto.

Ismail Bolong diperiksa terkait kasus dugaan suap tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Ismail Bolong diperiksa oleh Bareskrim Polri sejak, Selasa Siang (6/12/2022).

Anak dan istrinya pun sudah dilakukan pemeriksaan pada 1 Desember 2022.

Baca juga: Ismail Bolong Ditinggal Kuasa Hukum Saat Masih Diperiksa Bareskrim Polri Rabu Dini Hari, Ditahan?

Terpantau sekitar pukul 00.39 WIB kuasa hukum Ismail Bolong, Johanes Tobing tampak meninggalkan Bareskrim Polri.

Saat keluar gedung, Ismail Bolong tak bersamanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kuasa hukum mantan anggota Polres Samarinda Ismail Bolong, Johanes Tobing menyampaikan bahwa kliennya memang masih diperiksa oleh penyidik  Bareskrim Polri.

"Masih pemeriksaan ya," ujar Johanes di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/12/2022), melansir Kompas.com.

Johanes enggan bicara banyak soal pemeriksaan kliennya.

Ia keluar dari Gedung Bareskrim karena akan beristirahat dan kembali ke Bareskrim siang hari nanti.

"Ya kan istirahat ya. Besok besok kita rilis ya," kata dia.

Pengakuan Ismail Bolong terkait bisnis tambang ilegal miliknya.
Pengakuan Ismail Bolong terkait bisnis tambang ilegal miliknya. (TribunKaltim.co/Ismail Usman)

Ismail Bolong sebelumnya mengatakan terkait suap tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Dugaan suap tambang ilegal tersebut menyeret nama Kabareskrim Polri, Irjen Pol Agus Andrianto.

Irjen Pol Agus Andrianto disebut-sebut diduga menerima setoran uang hasil tambang batubara ilegal sebesar Rp 6 miliar.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas