Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Wapres Ma'ruf Amin: Korupsi Bakal Memperparah Dampak Krisis Pangan

Ma'ruf Amin mengingatkan bahwa korupsi dapat memperparah dampak akibat dari krisis pangan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Wapres Ma'ruf Amin: Korupsi Bakal Memperparah Dampak Krisis Pangan
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan di agenda Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2022 di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (9/12/2022). Ma'ruf Amin mengingatkan bahwa korupsi dapat memperparah dampak akibat dari krisis pangan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan korupsi merupakan kejahatan yang sangat merusak.

Krisis yang terjadi akibat pandemi Covid-19 dan resesi, menurut Ma'ruf, bakal menjadi lebih berat akibat korupsi.

"Situasi sulit yang tengah kita hadapi sekarang, akan semakin terasa berat dengan perilaku koruptif," ujar Ma'ruf dalam acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2022 di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (9/12/2022).

Ma'ruf Amin mengatakan akibat korupsi, kekayaan alam yang dimiliki malah dikuasai oleh segelintir elite.

Baca juga: Maruf Amin: Korupsi Sama Seperti Covid-19, Merupakan Musibah Global & Musuh Utama Seluruh Bangsa

Padahal sumber daya alam harusnya dinikmati untuk seluruh rakyat.

"Sumber daya yang bernilai tinggi mesti kita kelola dan gunakan demi kepentingan rakyat, bukannya malah memperkaya individu, kelompok atau korporasi," ucap Ma'ruf.

Rekomendasi Untuk Anda

Ma'ruf Amin juga mengingatkan bahwa korupsi dapat memperparah dampak akibat dari krisis pangan.

"Korupsi di pelayanan air dan tanah akan berdampak negatif terhadap kesejahteraan para petani sehingga dapat memperparah dampak dari krisis pangan," kata Ma'ruf.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas