Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sejarah Hari Raya Kuningan yang Dirayakan 14 Januari 2023

Simak sejarah mengenai hari raya Kuningan yang dirayakan pada Sabtu, (14/1/2023) besok. Hari raya Kuningan ini sudah ada sejak sekitar tahun 1.2000

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Pondra Puger Tetuko
Editor: Daryono
zoom-in Sejarah Hari Raya Kuningan yang Dirayakan 14 Januari 2023
TRIBUNNEWS.COM
Umat Hindu melaksanakan persembahyangan Hari Raya Kuningan di Pura Sakenan, Denpasar, Sabtu (5/1/2019). // Simak sejarah mengenai hari raya Kuningan yang dirayakan pada Sabtu, (14/1/2023) besok. 

Untuk setiap rumah tangga membuat dapetan, yang berisikan sesayut prayascita luwih nasi kuning dengan lauk daging bebek atau ayam.

Selain itu, ada juga beberapa perlengkapan khas saat hari raya Kuningan ini seperti endongan yang dijadikan simbol persembahan kepada Hyang Widhi, Tamyang untuk simbol penolakan malabahaya.

Ada juga kolem yang digunakan untuk simbol temnpat peristirahatan Hyang Widhi, oara Dewa, dan para leluhur.

Arti kata Kuningan

Melansir laman opendesa, hari raya Kunignan ini biasa juga disebut Tumpek Kuningan dan wuku ke-12.

Kata Kuningan berasl dari kata 'uning' yang artinya 'Ingat'.

Selain itu, Kuningan juga bisa berasal dari kata 'kuning' yang mengartikan 'makmur;.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk memaknai kata Kuningan ini merujuk pada sastra-sastra yang ada, seperti lontar Sunarigama, Aji Swamandala, Purana Bali Dwipa, Sri Jayakasunu.

Selain itu, bisa juga merujuk pada simbol-simbol Banten yang khas saat disajikan di hari Kuningan.

Diketahui, hari raya Kuningan ini diperingati setiap Sabtu, wuku Kuningan, sedangkan Galungan pada Rabu, wuku Dungulan.

(Tribunnews.com/Pondra Puger)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas