Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Rudy Irmawan, Jaksa yang Bacakan Tuntutan Ferdy Sambo, Hartanya Rp1,7 Miliar

Simak profil Rudy Irmawan, jaksa yang membacakan tuntutan Ferdy Sambo dalam sidang di PN Jaksel, Selasa (17/1/2023).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Profil Rudy Irmawan, Jaksa yang Bacakan Tuntutan Ferdy Sambo, Hartanya Rp1,7 Miliar
YouTube KompasTV/TRIBUNNEWS.com Jeprima
Simak profil Rudy Irmawan (kiri), jaksa yang membacakan tuntutan Ferdy Sambo (kanan) dalam sidang di PN Jaksel, Selasa (17/1/2023). 

"Hal-hal yang meringankan tidak ada," baca jaksa.

Justru, JPU membeberkan hal-hal yang memberatkan hukuman Ferdy Sambo, yaitu:

1. Perbuatan Ferdy Sambo berakibat pada hilangnya nyawa Brigadir J;

Baca juga: Kesimpulan Jaksa: Ferdy Sambo Tembak Kepala Brigadir J

2. Perbuatan Ferdy Sambo meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Brigadir J;

3. Ferdy Sambo dinilai berbelit dalam memberikan keterangan selama proses persidangan;

4. Ferdy Sambo dinilai tidak mengakui perbuatannya yang mengakibatkan Brigadir J meninggal;

5. Perbuatan Ferdy Sambo menimbulkan keresahan dan kegaduhan di tengah masyarakat;

Rekomendasi Untuk Anda

6. Perbuatan Ferdy Sambo tidak pantas dilakukan karena merupakan penegak hukum dan petinggi Polri;

7. Perbuatan Ferdy Sambo telah mencoreng institusi Polri;

8. Perbuatan Ferdy Sambo mengakibatkan anggota Polri lainnya juga terseret dalam kasus Brigadir J.

Sebagai informasi, Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka bersama Putri Candrawathi, Richard Eliezer (Bharada E), Ricky Rizal (Bripka RR), dan Kuat Maruf, dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Selain itu, ia juga menjadi tersangka dalam kasus obstruction of justice kematian sang ajudan.

Brigadir J tewas ditembak Bharada E atas perintah Ferdy Sambo di rumah dinas Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022.

Saat awal kasus muncul, dikatakan Brigadir J tewas lantaran terlibat baku tembak dengan Bharada E.

Namun, setelah terbongkar, Ferdy Sambo mengatakan ia memerintahkan Bharada E membunuh Brigadir J karena menyebut sang ajudan telah melecehkan istrinya, Putri Candrawathi.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Danang Triatmojo/Rizki Sandi Saputra/Abdi Ryanda Shakti)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas