Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Status Gunung Merapi Masih Siaga Meski Aktivitas Menurun, Guguran Awan Panas ke Kali Bebeng

Adapun awan panas guguran tersebut mengarah ke arah barat daya atau ke arah Sungai Bebeng dengan jarak luncur 1.200 meter.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Status Gunung Merapi Masih Siaga Meski Aktivitas Menurun, Guguran Awan Panas ke Kali Bebeng
Tribunnews.com
Guguran awan panas Gunung Merapi mengarah ke arah barat daya atau ke arah Sungai Bebeng dengan jarak luncur 1.200 meter, Senin (13/3/2023). 

Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang berhembus ke arah barat.

Adapun suhu udara sekitar 15-20 derajat Celcius, kelembaban 62-90 persen dan tekanan udara 785-916 mmHg.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya.

Meliputi Kali Bedog, Kali Krasak, Kali Bebeng sejauh maksimal 7 km, Kali Boyong sejauh maksimal 5 km.

Sementara itu, pada sektor tenggara meliputi Kali Woro sejauh maksimal 3 km dan Kali Gendol 5 km.

Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Dengan aktivitas ini, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Rekomendasi Untuk Anda

Masyarakat juga diminta untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

Terutama mewaspadai bahaya lahar apabila terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Baca juga: Update Erupsi Gunung Merapi: Guguran Awan Panas Masih Terjadi pada Malam Hari Minggu 12 Maret 2023

Kondisi Aman Meski Status Siaga

Pasca Erupsi Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Makwan, menyatakan saat ini kondisi masih tergolong aman.

Sehingga pihaknya belum meminta masyarakat untuk mengungsi.

"Saat ini kondisinya masih dalam zona aman."

"Sampai hari ini kita belum melakukan perintah evakuasi."

"Yang kita siapkan saat ini adalah warga masyarakat (diminta) untuk bersiap-siap apabila ada kondisi yang semakin memburuk," jelas Makwan Minggu (12/3/2023) dikutip dari Kompas Tv.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas