Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sejarah Hari Persandian Nasional 2023 yang Diperingati Tiap 4 April

Sejarah peringatan Hari Persandian Nasional 2023, yang diperingati tiap 4 april, sebagai cikal bakal lahirnya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sejarah Hari Persandian Nasional 2023 yang Diperingati Tiap 4 April
TRIBUNNEWSWIKI
Logo Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) - Sejarah peringatan Hari Persandian Nasional 2023, yang diperingati tiap 4 april, sebagai cikal bakal lahirnya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). 

TRIBUNNEWS.COM - Mengenal sejarah peringatan Hari Persandian Nasional 2023.

Hari Persandian Nasional diperingati setiap tanggal 4 April dan tahun ini jatuh pada hari ini, Selasa (4/4/2023).

Peringatan Hari Persandian Nasional merupakan awal mula berdirinya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai institusi keamanan informasi saat ini.

BSSN merupakan lembaga pemerintah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Lembaga keamanan informasi pemerintah ini telah ada sebelumya, yaitu lahirnya pendidikan sandi di Indonesia pada 1946.

Maka dengan adanya Hari Persandian Nasional 2023 ini, bertujuan untuk mendedikasikan isu pengamanan dan pertahanan informasi di pemerintahan.

Baca juga: Wamendag Jerry Sambuaga Dorong Digitalisasi dan Keamanan Siber Sektor Perdagangan

Lantas bagaimana sejarah peringatan Hari Persandian Nasional 2023?

Rekomendasi Untuk Anda

Sejarah Hari Persandian Nasional

Dilansir dari situs BSSN, awal mula Hari Persandian Nasional bersalah dari pengamanan informasi berklasifikasi milik pemerintah yang dilakukan oleh Insan Persandian sejak awal kemerdekaan Indonesia.

Dimulai dari Jawatan Tehnik Bagian B Kementerian Pertahanan pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan semasa ibu kota pemerintahan berada di Yogyakarta.

Kemudian saat Pemerintahan Darurat RI di Bukittinggi hingga untuk mendukung komunikasi dengan garis depan perlawanan bersenjata.

Serta kegiatan diplomasi di Kementerian Luar Negeri serta Perwakilan RI di New Delhi, Den Haag dan New York.

Amir Sjarifoeddin yang merupakan Menteri Pertahanan pada saat itu, menimbang diperlukan adanya pengamanan dari segi komunikasi di kementerian pertahanan dan angkatan perang.

Roebiono Kertopati Bapak Persandian Negara Republik Indonesia.
Roebiono Kertopati Bapak Persandian Negara Republik Indonesia. (Tribun Jambi)

Akhirnya pada 4 April 1946, Roebiono Kertopati yang kini dikenal sebagai Bapak Persandian Negara Republik Indonesia diperintahkan untuk membentuk Dinas Kode.

Berkembangnya cakupan tanggung jawab pengamanan komunikasi melembaga menjadi Djawatan Sandi dengan Surat Keputusan Menteri Pertahanan nomor 11/MP/1949 bertanggal 2 September 1949.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas