Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Demokrat Soal Cawapres Anies: Jangan Sampai Ada Pihak yang Bersikap Asal Bukan AHY

Partai Demokrat mengaku akan bersikap rasional dan objektif terkait penentuan bakal calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Demokrat Soal Cawapres Anies: Jangan Sampai Ada Pihak yang Bersikap Asal Bukan AHY
Istimewa
Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani -Demokrat Soal Cawapres Anies: Jangan Sampai Ada Pihak yang Bersikap Asal Bukan AHY 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrat mengaku akan bersikap rasional dan objektif terkait penentuan bakal calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan.

Partai berlambang mercy itu pun tidak akan memaksakan kehendak mendorong Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Demikian disampaikan Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani.

Meskipun tidak akan memaksa AHY ditunjuk menjadi cawapres, akan tetapi jangan sampai ada anggapan 'asal bukan AHY'.

"Kami rasional dan obyektif. Namun jangan sampai ada pihak yang bersikap ‘asal bukan AHY’, ini sikap yang tak tepat dalam suatu kerjasama yang dibangun di atas azas kesetaraan," kata Kamhar saat dikonfirmasi, Sabtu (10/6/2023).

Kamhar mengingatkan nama-nama yang masuk dalam bursa bakal cawapres yang dibahas merujuk pada 5 kriteria.

Khususnya, kriteria yang telah disepakati pada Piagam Kerjasama Tiga Partai.

Berita Rekomendasi

"Dicari yang paling terbaik untuk mewujudkan kemenangan bersama. Itu bisa siapa saja," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Partai NasDem mengatakan, adanya paksaan dari Partai Demokrat untuk mengusung nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk Anies Baswedan dari Koalisi Perubahan.

Demikian keterangan itu disampaikan langsung oleh Bendahara Umum DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni.

"Mereka (Demokrat) maksa pokoknya untuk AHY mendampingi Anies," kata Sahroni kepada awak media saat ditemui di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/6/2023).

Meski demikian, Sahroni menilai bahwa hal tersebut wajar dilakukan oleh Partai Demokrat.

Terlebih Partai Demokrat merupakan partai besar yang secara batin menginginkan kadernya sebagai pemimpin bangsa.

"Namanya usaha boleh-boleh saja kan gak ada paksaan, ya namanya normal nanya kapan mau diumumin wajar lah namanya partai besar juga pengen kader sendiri yg muncul sebagai Cawapres Anies," tutur dia.

Sahroni juga menyebut, kalau sejauh ini Koalisi Perubahan memang sedang mempersiapkan untuk mengumumkan nama bakal cawapres Anies Baswedan.

Tak hanya Koalisi Perubahan, setiap partai politik yang ada di dalam koalisi juga memiliki tujuan dan strategi yang sama, yakni mengumumkan nama pasangan calon.

Baca juga: Respons Tegangnya Hubungan NasDem-Demokrat Imbas Posisi Cawapres Anies, PDIP Singgung soal Ambisi

Namun menurut dia, hal tersebut masih terus dalam pengkajian dan pendalaman mengingat kondisi politik saat ini yang dinamis.

"Itukan keinginan parpol pastikan beda-beda, PKS beda NasDem beda Demokrat beda semua partai selain koalisi perubahan pasti punya keinginan yang sama pengen cepet-cepet diumumin cawapresnya," kata dia.

"Tapi dengan situasional yang terjadi saat ini sangat dinamis dengan semua calon wakil presiden di republik ini, semua bagus-bagus kok," tukas Sahroni.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas