Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Erick Thohir Dinilai Publik Lebih Tepat Jadi Cawapres Prabowo Subianto

Erick Thohir dinilai publik sebagai tokoh yang paling tepat menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Erick Thohir Dinilai Publik Lebih Tepat Jadi Cawapres Prabowo Subianto
Tangkapanlayar
Hasil temuan Lembaga Survei Jakarta (LSJ) mengindikasikan, Menteri BUMN Erick Thohir dinilai publik sebagai tokoh yang paling tepat menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil temuan Lembaga Survei Jakarta (LSJ) mengindikasikan, Menteri BUMN Erick Thohir dinilai publik sebagai tokoh yang paling tepat menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto.

Direktur Riset LSJ Fetra Ardianti mengatakan, nama Erick unggul dari sejumlah nama figur lainnya.

"Sebanyak 19,5 persen responden menilai Erick lebih tepat menjadi cawapres mendampingi Prabowo," kata Fetra, dalam konferensi pers virtual, Senin (3/7/2023).

Kemudian, peringkat kedua diduduki oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Sementara itu sebanyak 17,2 persen responden menilai Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil lebih layak menjadi cawapres pendamping Prabowo," ucapnya.

Selanjutnya, diikuti figur Menko Polhukam Mahfud MD 14,3 persen, dinilai layak menjadi cawapres Prabowo.

"Mahfud MD meskipun berada di posisi ketiga di bawah Ridwan Kamil, dipandang cocok menjadi cawapres Prabowo karena Menkopolhukam ini dinilai publik sebagai sosok yang tegas dan berani, cocok dengan karakter Prabowo selama ini. Prabowo-Mahfud juga representasi Militer-Sipil," jelas Fetra

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagai informasi, survei ini dilakukan tanggal 20-29 Juni 2023 di 34 provinsi yang ada di seluruh Indonesia.

Populasi dari survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun atau telah memiliki KTP.

Kemudian, jumlah sampel sebanyak 1200 responden, diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak sistematis (systematic random sampling).

Sementara itu, tingkat margin of error +/- 2,83 persen, dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen.

Adapun pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara
melalui telpon oleh tenaga terlatih dengan bantuan/pedoman kuesioner.

Responden terdistribusi 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan, serta 60 persen tinggal di pedesaan dan 40 persen di perkotaan.

Quality control terhadap hasil wawancara petugas lapangan dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh para supervisor LSJ.

Sebelumnya, hasil survei dari Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menemukan, elektabilitas Prabowo Subianto paling unggul untuk menjadi calon presiden (capres) yang paling layak menggantikan Jokowi.

Baca juga: Sebut Ganjar Pranowo The Next President, akankah Sandiaga Uno Jadi Cawapres Ganjar? Ini Kata PDIP

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas