Pakar Yakin 330 Juta Data Kependudukan yang Bocor Berasal Dari Dukcapil
Pakar forensik digital dan komputer dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, yakin 330 juta data kependudukan yang bocor di breachforums berasal dari Dukcapil
Penulis:
Mario Christian Sumampow
Editor:
Johnson Simanjuntak
Teguh juga menuturkan investigasi akan terus dilakukan secara mendalam untuk mengetahui polemik tersebut.
Dugaan kebocoran data ini diungkap pertama kali oleh akun Daily Dark Web di Twitter pada Sabtu (15/7/2023).
Disebutkan 337.225.465 baris data kependudukan yang dikelola Ditjen Dukcapil Kemendagri dijual di forum hacker.
Dalam tangkap layar laman forum hacker itu, si peretas dengan nama akun RRR mengklaim mencuri 337 juta baris data kependudukan tersebut dari laman resmi dukcapil.kemendagri.go.id. Ratusan juta data itu berisikan NIK, tempat tanggal lahir, agama, status kawin, akta cerai, nama ibu, pekerjaan, nomor paspor, hingga jenis disabilitas.
Si peretas tidak menjelaskan 337 juta baris data itu milik berapa banyak penduduk Indonesia.
Baca tanpa iklan