Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Peringatan Dini Hari Ini, 8 Agustus 2023, BMKG: 19 Wilayah Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrem

Peringatan dini cuaca ekstrem BMKG hari ini, 8 Agustus 2023, terdapat 19 wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat, kilat dan angin kencang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Peringatan Dini Hari Ini, 8 Agustus 2023, BMKG: 19 Wilayah Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrem
https://www.freepik.com/
Ilustrasi cuaca ekstrem - Peringatan dini cuaca ekstrem BMKG hari ini, 8 Agustus 2023, terdapat 19 wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat, kilat dan angin kencang. 

Kondisi inilah yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari di Samudra Hindia Barat Sumatra Barat, dan dari Papua Tengah hingga Papua Barat.

Kemudian daerah pertemuan angin (konfluensi) terjadi di Samudra Hindia Barat Sumatra Bagian Utara, dan Papua Tengah.

Daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari Laut Andaman hingga Pesisir Barat Myanmar, di Laut Cina Selatan, dari Selat Karimata hingga Laut Natuna, dari Pesisir Barat Lampung hingga Pesisir Bengkulu, dari Pesisir Utara Jawa Timur, dari Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah, dari Sulawesi Tengah hingga Selat Makassar, dari Pulau Seram hingga Laut Maluku, dan dari Laut Aru hingga NTT.

Serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut Cina Selatan, Laut Andaman, Laut Banda, Laut Flores hingga Laut Jawa, Samudra Hindia Selatan, NTT hingga Barat Daya Lampung, dan dari Laut Arafuru hingga Laut Aru.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Intrusi udara kering/dry intrusion dari BBS melintasi dari Papua Bagian Selatan hingga Perairan Selatan Pulau Timor, yang mampu mengangkat uap air basah di depan muka intrusi menjadi lebih hangat dan lembab yaitu di Papua Bagian Tengah, Maluku Bagian Tenggara, dan Pulau Timor.

Peningkatan Kecepatan Angin Permukaan > 25 knot terpantau di Samudra Pasifik Timur Filipina, di Laut Arafuru, di Laut Cina Selatan, di Laut Andaman, dan dari Samudra Hindia Selatan Jawa, Laut Maluku, dan Laut Seram yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang di wilayah perairan sekitarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas